Notification

×

Iklan

Padang Pariaman Siapkan Pacu Kudo 2026

Senin, 16 Februari 2026 | 19:33 WIB Last Updated 2026-02-16T12:33:00Z

Bupati John Kenedy Azis Pimpin Persiapan Pacu Kudo

Padang Pariaman, Rakyatterkini.com - Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman tengah mematangkan persiapan untuk perhelatan tahunan Pacu Kudo 2026, yang dijadwalkan berlangsung pada 28–29 Maret 2026 di gelanggang pacuan kuda Duku Banyak, Balah Aie Timur, Kecamatan VII Koto.

Bupati Padang Pariaman, John Kenedy Azis, menyampaikan hal tersebut saat memimpin gotong royong persiapan lokasi pacuan kuda di Balah Aie Utara, Sabtu (14/2/2026). Ia menegaskan bahwa setiap tahap persiapan dilakukan secara bertahap agar kegiatan berjalan lancar dan tertib.

Menurut Bupati, Pacu Kudo bukan sekadar olahraga tradisional, melainkan juga sarana pelestarian budaya sekaligus penggerak ekonomi lokal. Tradisi pacuan kuda ini memiliki nilai historis dan sosial yang mendalam bagi masyarakat Padang Pariaman.

“Pacu Kudo bukan hanya olahraga, tapi bagian dari identitas budaya kita. Melalui kegiatan ini, kita ingin mempererat kebersamaan, menjaga tradisi, dan mendorong perekonomian masyarakat,” ujarnya.

Sebelum puncak acara, rangkaian kegiatan akan dibuka dengan Alek Nagari pada 24–27 Maret 2026. Beragam kesenian tradisional Minangkabau, seperti indang, silek, hulu ambek, dan gandang tasa, akan ditampilkan sebagai bagian dari pelestarian adat lokal.

Bupati juga mengajak seluruh masyarakat, baik yang tinggal di kampung halaman maupun perantauan, untuk hadir dan meramaikan setiap rangkaian acara. Ia berharap momen ini menjadi ajang silaturahmi sekaligus kebanggaan bersama bagi warga Padang Pariaman.

Sejumlah persiapan teknis telah dilakukan, mulai dari pembentukan panitia, koordinasi dengan sponsor, hingga gotong royong pembersihan gelanggang yang melibatkan perangkat daerah dan ASN. Sosialisasi kepada warga sekitar lokasi kegiatan juga terus dilakukan agar pelaksanaan berjalan tertib.

Pemerintah daerah optimistis Pacu Kudo 2026 akan kembali menjadi daya tarik wisata budaya yang memperkuat identitas tradisi sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat Kabupaten Padang Pariaman, Sumatera Barat.(suger)


IKLAN



×
Berita Terbaru Update