Notification

×

Iklan

Agam dan Sumbar Siapkan Strategi Atasi Kemacetan Mudik

Minggu, 22 Februari 2026 | 05:18 WIB Last Updated 2026-02-21T22:29:37Z

Pemprov Sumbar Upayakan Jalur Malalak Kembali Bisa Dilewati Sebelum Arus Mudik

Lubuk Basung, Rakyatterkini.com– Pemerintah Kabupaten Agam bekerja sama dengan Pemerintah Provinsi Sumatera Barat membahas strategi pengurai kemacetan menjelang arus mudik dan Hari Raya Idulfitri. Pembahasan dilakukan dalam rapat koordinasi yang digelar di Balerong Rumah Dinas Bupati Agam, Sabtu (21/2).

Rapat tersebut dihadiri langsung oleh Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi, dan Bupati Agam, Benni Warlis.

Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Agam, Rio Eka Putra, menjelaskan bahwa pihaknya telah menyiapkan sejumlah langkah teknis untuk mengantisipasi kepadatan lalu lintas selama musim mudik. Beberapa jalur alternatif telah dipetakan guna mengantisipasi lonjakan volume kendaraan yang diperkirakan meningkat signifikan.

“Secara konsep, kami telah menyiapkan skema rekayasa lalu lintas dan jalur alternatif. Namun, pelaksanaannya tetap memerlukan koordinasi intensif dengan kepolisian agar rekayasa ini efektif,” ujar Rio.

Ia menambahkan, tantangan utama saat ini adalah kondisi infrastruktur jalan yang terdampak bencana beberapa waktu lalu. Beberapa ruas jalan mengalami kerusakan, mulai dari tertimbun material longsor hingga terban akibat tingginya curah hujan. Kondisi ini dikhawatirkan memunculkan titik-titik kemacetan baru jika tidak segera diperbaiki.

Rio berharap pemerintah provinsi dapat mendukung percepatan perbaikan jalan agar arus mudik berjalan lancar. Menurutnya, penanganan cepat terhadap kerusakan infrastruktur menjadi kunci dalam menjaga kelancaran lalu lintas di Agam, yang merupakan salah satu daerah lintasan utama.

Menanggapi hal tersebut, Gubernur Mahyeldi menekankan bahwa Agam sering mengalami kemacetan saat libur panjang dan Lebaran, tidak hanya karena menjadi jalur perlintasan, tetapi juga sebagai destinasi wisata yang ramai dikunjungi.

“Agam selain jalur perlintasan, juga menjadi tujuan favorit masyarakat. Karena itu, perbaikan akses jalan sangat penting untuk kelancaran arus mudik sekaligus mendukung aktivitas ekonomi lokal,” kata Mahyeldi.

Pemerintah provinsi saat ini tengah berupaya menangani akses jalan yang rusak, terutama jalur Padang-Bukittinggi via Malalak, agar bisa dilewati sebelum puncak arus mudik, setidaknya untuk kendaraan roda empat. Jalur ini diyakini akan memberikan dampak besar bagi kelancaran distribusi barang dan mobilitas masyarakat.

“Jika akses Malalak dapat dibuka kembali, efeknya akan signifikan, tidak hanya mengurai kemacetan tetapi juga mendorong perekonomian masyarakat Agam dan sekitarnya,” tambahnya.

Melalui koordinasi ini, diharapkan sinergi antara pemerintah kabupaten, provinsi, dan kepolisian mampu menghasilkan langkah nyata sehingga arus mudik dan perayaan Lebaran tahun ini berlangsung lancar, aman, dan nyaman bagi masyarakat.(da*)


IKLAN



×
Berita Terbaru Update