Notification

×

Iklan

Wawako Padang Buka Pelatihan Kelurahan Siaga Bencana

Selasa, 20 Januari 2026 | 10:34 WIB Last Updated 2026-01-20T03:34:00Z

Wakil Wali Kota Padang, Maigus Nasir, membuka Pelatihan Kelurahan Siaga Bencana

Padang, Rakyatterkini.com – Wakil Wali Kota Padang, Maigus Nasir, secara resmi membuka Pelatihan Kelurahan Siaga Bencana untuk Kelurahan Ulak Karang Selatan yang digagas Daulat Institute. Kegiatan tersebut berlangsung di Pangeran Beach Hotel Padang, Senin (19/1/2026).

Pelatihan yang dilaksanakan selama tiga hari, mulai 19 hingga 21 Januari 2026, diikuti oleh 39 peserta. Peserta berasal dari Kelompok Siaga Bencana (KSB) Laut Biru, unsur pemerintahan kelurahan, serta sejumlah pemangku kepentingan terkait.

Dalam sambutannya, Maigus Nasir menegaskan bahwa Kota Padang termasuk daerah dengan tingkat kerentanan bencana yang cukup tinggi di Indonesia. Oleh sebab itu, diperlukan sinergi dan kolaborasi lintas sektor untuk memperkuat mitigasi serta meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat.

Ia menyampaikan apresiasi kepada PLN Unit Induk Pembangunan (UIP) Sumatera Bagian Tengah (Sumbagteng) bersama Daulat Institute yang telah memprakarsai kegiatan tersebut. Menurutnya, dukungan tersebut sangat penting dalam meningkatkan kapasitas masyarakat menghadapi potensi bencana di Kota Padang.

“Bencana banjir dan longsor yang terjadi pada akhir November 2025 hingga awal Januari 2026 lalu telah menimbulkan berbagai kerusakan, mulai dari infrastruktur, jaringan irigasi, lahan pertanian, hingga fasilitas umum. Hal ini menjadi perhatian serius pemerintah daerah agar dampak kejadian serupa dapat ditekan ke depan,” ujarnya.

Maigus menekankan, penguatan kerja sama antara pemerintah daerah, institusi, dunia usaha, dan seluruh elemen masyarakat merupakan sebuah keharusan. Upaya tersebut tidak hanya bertujuan pada penanggulangan bencana, tetapi juga pada perlindungan lingkungan untuk keberlanjutan di masa mendatang.

Sementara itu, Manager PLN Unit Pelaksana Proyek (UPP) Sumbagteng II, Iwan Arif Setiyawan, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) PLN. Program tersebut difokuskan pada penguatan ketahanan sosial, khususnya di wilayah dengan risiko bencana tinggi seperti Kota Padang.

Ia berharap pelatihan ini dapat menjadi sarana pembelajaran yang efektif, meningkatkan koordinasi, serta memperjelas peran masing-masing pihak dalam upaya pengurangan risiko bencana di tingkat kelurahan.

Perwakilan Daulat Institute, Andri Rusta, menambahkan bahwa setelah pelatihan akan dilakukan sejumlah tindak lanjut. Di antaranya penyusunan peta kesiapsiagaan bencana, penanaman pohon pelindung, serta penyaluran bantuan peralatan kebencanaan melalui program PLN Peduli.(da*)


IKLAN



×
Berita Terbaru Update