Notification

×

Iklan

Bupati Pasaman Serahkan Perlengkapan Sekolah dan Tenda Belajar

Selasa, 20 Januari 2026 | 11:16 WIB Last Updated 2026-01-20T04:16:00Z

Pemkab Pasaman Serahkan Bantuan untuk Siswa SD 

Pasaman, Rakyatterkini.com– Pemerintah Kabupaten Pasaman, Sumatera Barat, menyalurkan bantuan perlengkapan belajar kepada siswa SD Negeri 22 Koto Kaciak, Kecamatan Bonjol, yang saat ini harus menjalani kegiatan belajar mengajar di tenda darurat. 

Kondisi tersebut terjadi setelah bangunan sekolah mengalami kerusakan akibat bencana longsor beberapa waktu lalu.

Bantuan diserahkan langsung oleh Bupati Pasaman, Welly Suhery, saat meninjau lokasi belajar sementara para siswa, Senin. 

Dalam kunjungannya, Bupati menyapa sekaligus memberikan semangat kepada para pelajar yang tetap mengikuti proses pendidikan di tengah keterbatasan.

“Kami hadir langsung untuk melihat kondisi anak-anak dan menyerahkan perlengkapan sekolah agar kegiatan belajar tetap berjalan,” ujar Welly.

Ia menjelaskan, kerusakan bangunan sekolah tergolong serius. Selain itu, struktur tanah di sekitar lokasi juga mengalami retakan yang dikhawatirkan memicu longsor lanjutan, sehingga aktivitas belajar di gedung sekolah belum dapat dilaksanakan demi alasan keselamatan.

Welly mengaku prihatin melihat para siswa yang harus belajar di tenda sederhana. Meski demikian, Pemerintah Kabupaten Pasaman berkomitmen memastikan hak pendidikan anak-anak tetap terpenuhi meskipun dalam situasi darurat.

“Anak-anakku semua, jangan pernah patah semangat. Keterbatasan bukan penghalang untuk meraih cita-cita. Teruslah belajar dan menuntut ilmu,” pesannya.

Selain paket perlengkapan belajar, Pemkab Pasaman juga menyediakan dua unit tenda belajar tambahan yang diserahkan kepada pihak sekolah guna menunjang kelancaran proses pembelajaran.

Menurut Welly, langkah ini merupakan solusi sementara sambil menunggu hasil kajian teknis lanjutan terkait kondisi lahan sekolah serta rencana relokasi yang saat ini tengah disusun dalam dokumen rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana.

“Ini bersifat sementara, namun pendidikan anak-anak tidak boleh terhenti,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Pasaman, Muslim, memastikan kegiatan belajar mengajar tetap berlangsung meski dilakukan di tenda darurat.

“Keselamatan siswa menjadi prioritas utama, namun keberlanjutan pendidikan juga harus dijaga. Penyediaan tenda dan perlengkapan belajar ini menjadi langkah awal agar standar pelayanan pendidikan tetap terpenuhi,” katanya.

Ia menambahkan, rencana relokasi permanen sekolah telah mulai dipersiapkan, meskipun membutuhkan anggaran besar serta kajian teknis yang komprehensif sebelum direalisasikan.(da*)


IKLAN



×
Berita Terbaru Update