Pariaman, Rakyatterkini.com – Wali Kota Pariaman, Yota Balad, mengikuti Rapat Koordinasi (Rakor) mengenai alokasi tambahan Transfer Keuangan Daerah (TKD) Tahun Anggaran 2026, pemanfaatan anggaran, serta alokasi dana untuk perbaikan rumah rusak.
Rakor dipimpin oleh Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian, yang juga menjabat sebagai Kepala Satgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pasca Bencana di wilayah Sumatera. Kegiatan berlangsung secara daring melalui Zoom Meeting dari Ruang Kerja Wali Kota Pariaman, Rabu (21/1/2026).
Selain Wali Kota, rapat virtual ini dihadiri Sekretaris Daerah Kota Pariaman Afrizal Azhar, Kepala BPBD Ferry Ferdian Bagindo Putera, Kepala Bappeda Adi Junaidi, Plt. Kepala BPKPD Willy Firmadian, Plt. Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, dan Pertanahan Riko Jamal, serta Kabag Pemerintahan Yulia.
Dalam arahannya, Mendagri Tito Karnavian menyampaikan bahwa Presiden Prabowo telah menyetujui pengembalian TKD untuk tiga provinsi di Sumatera yang terdampak bencana, yaitu Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Dana TKD yang dikembalikan setara dengan alokasi TKD 2025.
“Untuk Sumatera Barat, yang terdiri dari 19 kabupaten/kota terdampak bencana hidrometeorologi Desember 2025, alokasi TKD sebelumnya untuk 16 daerah sebesar Rp2.451.022.125 kini ditambahkan menjadi Rp2.639.632.534 untuk seluruh daerah terdampak pada 2026,” jelas Tito Karnavian.
Tito juga memaparkan data kerusakan rumah korban bencana di Sumatera Barat berdasarkan informasi Kementerian PUPR dan BNPB. Data menunjukkan:
Rumah rusak ringan: 2.732 unit (PUPR), 6.725 unit (BNPB)
Rumah rusak sedang: 812 unit (PUPR), 2.954 unit (BNPB)
Rumah rusak berat: 2.252 unit (PUPR), 2.993 unit (BNPB)
Untuk penanganan, rumah rusak ringan akan menerima bantuan sebesar Rp15 juta per KK, rusak sedang Rp30 juta per KK, sementara rumah rusak berat akan disiapkan hunian sementara atau bantuan lain selama pembangunan hunian tetap. Distribusi bantuan akan dilakukan melalui BNPB, dengan dukungan tambahan dari Kementerian Sosial.
Wali Kota Pariaman Yota Balad menyampaikan apresiasi atas perhatian pemerintah pusat dan Mendagri.
“Terima kasih kepada Bapak Presiden atas persetujuan pengembalian TKD Kota Pariaman pasca-efisiensi, dan kepada Bapak Tito Karnavian yang telah memperjuangkan agar TKD kembali ke daerah terdampak bencana di Sumatera,” ujar Yota.
Ia menambahkan, “Kami berharap sinergi antara pemerintah pusat, provinsi, dan kabupaten/kota terus terjaga agar kebijakan fiskal yang diambil efektif dan berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat.”(da*)


