Notification

×

Iklan

TNI AD Distribusikan Makanan untuk Penyintas Banjir Agam

Jumat, 23 Januari 2026 | 15:16 WIB Last Updated 2026-01-23T08:16:00Z

Personel Kodam XX/Tuanku Imam Bonjol sedang memasak makanan bagi penyintas yang mengungsi

Lubukbasung, Rakyatterkini.com – Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat (TNI AD) menyiapkan dan menyalurkan makanan bagi 168 penyintas banjir bandang yang mengungsi di SDN 05 Kayu Pasak, Nagari Salareh Aia, Kecamatan Palembayan, Kabupaten Agam, Sumatera Barat.

Lettu CBA Apri Azis, Kepala Tim Dapur Lapangan Palembayan Perbekalan dan Angkutan (Bekang) Kodam XX/Tuanku Imam Bonjol, menjelaskan bahwa dapur umum menyediakan makanan tiga kali sehari bagi para pengungsi.

“Untuk sarapan dan makan malam, kami menyiapkan masing-masing 168 porsi. Sementara makan siang disiapkan 250 porsi, karena juga melayani anggota TNI yang sedang membangun hunian sementara di lapangan sepak bola SDN 05 Kayu Pasak,” ujar Apri Azis di Lubuk Basung, Jumat.

Menu yang disajikan bervariasi dan disesuaikan dengan kebutuhan gizi, antara lain telur, ikan teri, kentang, ayam, dan menu lainnya. Ketersediaan bahan makanan didukung oleh Dinas Sosial Kabupaten Agam serta pemerintah nagari setempat.

“Sejauh ini, operasional dapur umum berjalan lancar tanpa kendala, baik dari sisi ketersediaan bahan makanan maupun kebutuhan lainnya,” tambahnya.

Dapur umum ini mulai beroperasi sejak 1 Desember 2025, menyusul banjir bandang yang melanda Palembayan pada 27 November 2025.

Pada awal penanganan bencana, Bekangdam XX/Tuanku Imam Bonjol mendirikan dua dapur umum di Kecamatan Palembayan, yakni di SDN 05 Kayu Pasak, Nagari Salareh Aia, dan SDN 07 Koto Alam, Nagari Salareh Aia Timur. Setiap dapur mampu memasak 500 porsi sekaligus, sehingga total sekitar 3.000 porsi makanan tersedia per hari untuk memenuhi kebutuhan penyintas di dua nagari.

Seiring berkurangnya jumlah pengungsi karena sebagian warga telah kembali mandiri, jumlah makanan yang disalurkan juga disesuaikan.

Hingga saat ini, Bekangdam XX/Tuanku Imam Bonjol mengoperasikan 13 dapur umum di berbagai wilayah terdampak bencana di Sumatera Barat. Di Kabupaten Agam, dapur umum tersebar di Palembayan, Maninjau, Sungai Tanang, dan Canduang.

Sementara itu, Kepala Dinas Sosial Agam, Villa Erdi, menyebutkan masih ada tujuh dapur umum yang aktif di wilayah tersebut. “Awalnya didirikan 16 dapur umum, namun sebagian kini telah memasuki masa transisi dan dikelola langsung oleh masyarakat,” jelasnya.

Meski tidak lagi mengelola secara langsung, Dinas Sosial tetap memberikan dukungan berupa beras, minyak goreng, mi instan, dan bahan pokok lainnya untuk memastikan kebutuhan penyintas tetap terpenuhi.(da*)


IKLAN



×
Berita Terbaru Update