Notification

×

Iklan

Tim SAR Temukan Satu Korban Kecelakaan Pesawat IAT di Maros

Senin, 19 Januari 2026 | 02:34 WIB Last Updated 2026-01-18T19:34:00Z

Ilustrasi

Jakarta, Rakyatterkini.com – Tim SAR Gabungan menemukan satu jenazah korban kecelakaan pesawat ATR 42-500 milik Indonesia Air Transport (IAT) yang diduga menabrak Gunung Bulusaraung, Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan, Minggu.

Kepala Kantor Basarnas Makassar, Muhammad Arif Anwar, menjelaskan bahwa jenazah seorang laki-laki ditemukan di kedalaman jurang sekitar 200 meter dari lokasi serpihan pesawat.

“Sekitar siang tadi, tim menemukan seorang korban laki-laki di kedalaman jurang sekitar 200 meter dari puing pesawat. Proses evakuasi saat ini sedang berlangsung,” ujar Arif di Posko SAR Kabupaten Maros.

Korban yang belum dapat diidentifikasi itu ditemukan pada pukul 14.20 WITA di koordinat 04°54’44” LS dan 119°44’48” BT oleh tim Search and Rescue Unit (SRU) 3. Evakuasi jenazah dilakukan melalui jalur pendakian karena medan yang ekstrem.

Selain jenazah, tim SRU 3 juga menemukan sejumlah bagian pesawat, termasuk rangka, kursi penumpang, dan mesin, yang teridentifikasi melalui laporan visual di lapangan.

Sebagai SAR Mission Coordinator (SMC), Arif menjelaskan, operasi pencarian dibagi ke dalam empat SRU berdasarkan sektor masing-masing. SRU 1 menuruni jalur barat dengan teknik tali, SRU 3 berada di puncak dan bergerak ke titik dua, sedangkan SRU 4 sempat mendekati titik misi, namun harus kembali ke posko induk karena tidak menemukan jalur aman.

“Tim logistik juga telah mengirim peralatan dan kebutuhan operasi ke puncak untuk mendukung kelancaran proses SAR,” tambah Arif.

Tim SAR masih berada di puncak Gunung Bulusaraung, bersiap mengevakuasi jenazah melalui jalur pendakian meski menghadapi medan sulit dan cuaca yang berubah-ubah. Hujan deras dan kabut tebal sejak pagi membatasi jarak pandang hingga lima meter, sempat menyebabkan penundaan penurunan vertikal demi keselamatan personel.

“Operasi SAR tetap dilanjutkan dengan mengutamakan keselamatan seluruh personel,” tegas Arif.

Pencarian untuk 10 korban lainnya masih terus dilakukan. Tim SAR menegaskan komitmen untuk melaksanakan operasi secara maksimal, profesional, dan terukur, sambil terus memantau risiko di lapangan.

“Kami mohon doa dan dukungan masyarakat agar proses pencarian dan evakuasi berjalan lancar,” ujar Arif.

Operasi SAR ini melibatkan berbagai unsur gabungan dan berada di bawah koordinasi Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Makassar. Berdasarkan manifest, pesawat tersebut mengangkut 11 orang, terdiri dari delapan kru dan tiga penumpang.(da*)


IKLAN



×
Berita Terbaru Update