Notification

×

Iklan

Tersangka Pencuri Motor Ditangkap di Yogyakarta dan Cimahi

Sabtu, 17 Januari 2026 | 13:43 WIB Last Updated 2026-01-17T08:03:53Z

Maling motor yang menembak warga di Palmerah, Jakarta Barat, ditangkap polisi.

Jakarta, Rakyatterkini.com – Polisi berhasil menangkap tiga pelaku pencurian sepeda motor yang sempat menembak warga di kawasan Palmerah, Jakarta Barat. Salah satu tersangka, Vebran Vernando (33), ditangkap di sebuah homestay di Yogyakarta.

Dalam rekaman video, Jumat (16/1/2026), terlihat polisi berpakaian preman mendatangi homestay tempat Vebran menginap. Mereka menyamar sebagai office boy untuk mendekati kamar tersangka.

Awalnya, Vebran tidak keluar saat polisi mengetuk pintu. Polisi terus memanggilnya dengan sebutan “pak” hingga akhirnya pintu terbuka, dan Vebran langsung dibekuk. Mengenakan kaus putih, tersangka tampak pasrah saat dibawa ke Polda Metro Jaya, Jakarta.

Kasus pencurian ini terjadi pada Rabu (7/1) sekitar pukul 08.00 WIB di Jalan Andong II, Palmerah. Dua pelaku beraksi dengan membobol sepeda motor yang diparkir di garasi rumah warga. Aksi mereka diketahui pemilik motor dan warga sekitar, sehingga warga berusaha menggagalkan pencurian dengan menarik motor yang hendak dibawa kabur.

Situasi sempat mencekam ketika salah satu pelaku mengeluarkan pistol dan menembak kaki warga yang mencoba menolong. “Saat ada yang menolong, warga terkena tembakan di kakinya,” jelas Kapolsek Palmerah Kompol Gomos Simamora.

Polisi dari tim Jatanras Polda Metro Jaya bersama polres dan polsek setempat langsung melakukan pengejaran. Vebran ditangkap di Yogyakarta pada Jumat (9/1), sementara tersangka lain, Robi Candra (43), ditangkap di Cimahi, Jawa Barat, Sabtu (10/1) dini hari. 

Satu tersangka tambahan berinisial AN juga diamankan, namun keterlibatannya dalam kasus ini belum dijelaskan secara rinci.

Ketiga pelaku kini telah ditahan dan diberi tindakan tegas berupa tembakan di kaki. Saat konferensi pers di gedung Ditreskrimum Polda Metro Jaya, Senin (12/1), ketiganya tampak pincang dan mengenakan baju tahanan dengan tangan diikat kabel ties merah.

Dari hasil penyidikan, polisi mengungkap bahwa Vebran dan Robi melakukan aksi nekat tersebut karena alasan ekonomi, yaitu untuk membayar utang. “Motifnya adalah ekonomi, untuk memenuhi kebutuhan membayar utang,” ujar Dirreskrimum Polda Metro Jaya Kombes Iman Imanuddin dalam jumpa pers di Mapolda Metro Jaya, Jakarta Selatan, seperti dikutip dari detik.com(da*)


IKLAN



×
Berita Terbaru Update