Padang, Rakyatterkini.com – Dalam rangka memperingati Bulan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Nasional 2026, PT Semen Padang kembali menegaskan komitmennya untuk melindungi serta meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui seminar kesehatan bertajuk “Fit to Work, Fit for Life: Kesehatan Optimal untuk Kinerja Pekerja Tambang”, yang digelar Rabu (28/1/2026) di Club House perusahaan.
Seminar ini diikuti oleh karyawan, pekerja outsourcing, dan juga istri pekerja di Departemen Tambang dan Pengelolaan Bahan Baku. Kehadiran keluarga sebagai peserta menunjukkan pendekatan holistik perusahaan dalam menjaga kesehatan pekerja, baik dari sisi profesional maupun personal.
Acara dibuka oleh Kepala Teknik Tambang PT Semen Padang, Hendri Priparis, dan dihadiri jajaran staf serta dokter perusahaan, dr. Andy Riva Dana, MKK, FSQua, AIFO-K, yang juga menjadi narasumber utama.
Dalam sambutannya, Hendri menyampaikan bahwa setiap tahun PT Semen Padang rutin melaksanakan berbagai program K3, tidak hanya berfokus pada keselamatan kerja, tetapi juga peningkatan kesehatan pekerja dan penguatan budaya K3 di seluruh operasional perusahaan.
“Bulan K3 Nasional menjadi momentum penting untuk mengingatkan semua insan perusahaan tentang pentingnya keselamatan dan kesehatan kerja. Di Departemen Tambang dan Pengelolaan Bahan Baku, kami selalu menggelar kegiatan rutin setiap tahun sebagai bentuk komitmen tersebut,” jelas Hendri.
Ia menambahkan, seminar kesehatan ini merupakan kelanjutan dari kegiatan serupa tahun-tahun sebelumnya dan sekaligus menindaklanjuti hasil medical check-up para pekerja tambang. Menurut Hendri, kondisi kesehatan yang baik berpengaruh langsung terhadap keselamatan kerja dan produktivitas, khususnya di sektor pertambangan yang berisiko tinggi.
“Kesehatan yang kurang optimal bisa meningkatkan risiko kecelakaan. Karena itu, edukasi dan perubahan gaya hidup sangat penting dilakukan,” ujarnya.
Hendri juga menekankan bahwa menjaga kesehatan pekerja bukan hanya tanggung jawab perusahaan. Peran keluarga, terutama istri, sangat strategis dalam mendukung pola hidup sehat di rumah.
“Kami yakin istri memegang peranan penting, mulai dari mengatur pola makan, kebiasaan olahraga, hingga gaya hidup sehari-hari,” imbuhnya. Dengan keterlibatan keluarga dalam seminar, diharapkan pemahaman tentang hidup sehat semakin meningkat, sehingga pekerja tambang dapat terhindar dari penyakit yang mengganggu kinerja dan keselamatan.
Ketua Bulan K3 Nasional 2026 Departemen Tambang dan Pengelolaan Bahan Baku, Hendra Wayan, menambahkan, seminar ini menjadi bagian dari rangkaian kegiatan promotif dan preventif selama Bulan K3 Nasional.
Sementara itu, dr. Andy Riva Dana menekankan pentingnya kebugaran jasmani dan kesehatan mental bagi pekerja tambang. Menurutnya, “fit to work” mencakup keseimbangan fisik, mental, dan sosial. Kesehatan optimal menjadi modal utama agar pekerja bekerja aman dan produktif, dengan pola hidup sehat, olahraga teratur, manajemen stres baik, dan dukungan keluarga.
Ia juga menyinggung data International Labour Organization (ILO) yang mencatat sekitar 2,78 juta kematian pekerja tiap tahun secara global, dengan 86,3 persen disebabkan oleh penyakit akibat kerja dan sekitar 380 ribu akibat kecelakaan kerja.
“Angka ini menunjukkan kesehatan masih menjadi tantangan besar di dunia kerja. Dengan kesehatan yang baik, produktivitas meningkat, semangat kerja tinggi, kualitas hidup membaik, dan keluarga pun bahagia,” tutup dr. Andy.(da*)


