Notification

×

Iklan

Pemerintah Siapkan Huntap Gratis untuk Korban Banjir Sumatera

Minggu, 11 Januari 2026 | 14:44 WIB Last Updated 2026-01-11T07:44:00Z

Banjir Bandang dan Longsor Terjang Sumatera

Jakarta, Rakyatterkini.com – Banjir dan longsor yang melanda wilayah utara Sumatera telah merusak hingga menghanyutkan rumah warga. Pemerintah menyiapkan berbagai bantuan, salah satunya penyediaan hunian tetap (huntap) gratis bagi korban yang kehilangan tempat tinggal.

Dirjen Kawasan Permukiman Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), Fitrah Nur, menjelaskan bahwa pemerintah tengah mempersiapkan huntap untuk diserahkan kepada para korban bencana. Penyerahan huntap akan menunggu data penerima serta status lahan yang sudah bersih dan siap dibangun.

“Korban akan mendapatkan rumah pengganti tanpa biaya sama sekali,” ujar Fitrah saat dihubungi detikProperti, Sabtu (10/1/2026).

Kementerian PKP bertanggung jawab membangun huntap, sementara pemerintah daerah akan menentukan mekanisme penyerahan serta syarat penerima bantuan. Lahan yang disiapkan sebagian milik pemerintah daerah, sebagian lainnya berupa hak guna usaha (HGU) perkebunan sawit. Huntap nantinya akan menjadi milik penerima.

“Iya, rumah ini akan menjadi hak milik korban, karena rumah mereka sebelumnya hilang atau hanyut,” tambah Fitrah.

Spesifikasi Huntap
Huntap dibangun menggunakan anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN) dengan tipe bangunan 36, yaitu seluas 36 meter persegi, terdiri dari dua kamar tidur dan satu kamar mandi. Luas tanah tiap unit bergantung pada ketersediaan lahan dari pemerintah daerah.

“Luas tanahnya menyesuaikan kesiapan lahan dari pemda, bisa berupa kavling berapa pun,” jelas Fitrah.

Sebagian besar lahan di Sumatera Barat merupakan milik pemerintah daerah, sedangkan di Aceh dan Sumatera Utara mayoritas berupa HGU perkebunan sawit. Untuk lahan HGU, dibutuhkan proses hibah sebelum bisa digunakan untuk huntap.

“Di Aceh, ada sekitar 30 lahan yang diidentifikasi, tapi belum ada yang final. Jika lahan masih HGU, harus melalui proses hibah ke pemda dulu,” jelasnya.

Jumlah huntap yang akan dibangun masih menunggu data resmi dari pemerintah daerah, mengingat angka rumah yang hilang akibat bencana terus berubah.(da*)


IKLAN



×
Berita Terbaru Update