Notification

×

Iklan

Mentawai Diserbu Wisatawan Mancanegara Lewat Pariwisata Budaya

Sabtu, 17 Januari 2026 | 19:15 WIB Last Updated 2026-01-17T12:15:00Z

Turis mancanegara hadir dalam wisata budaya ke Mentawai.

Mentawai, Rakyatterkini.com — Upaya Pemerintah Provinsi Sumatera Barat (Pemprov Sumbar) bersama Pemerintah Kabupaten Kepulauan Mentawai dalam mempromosikan pariwisata budaya kini mulai menunjukkan hasil nyata.

Bukti terbaru terlihat dari bersandarnya kapal pesiar asing MV Le Jacques Cartier berbendera Prancis di perairan Mentawai, membawa ratusan wisatawan mancanegara yang ingin menikmati langsung kekayaan budaya lokal.

Gubernur Sumbar, Mahyeldi Ansharullah, menyambut baik kedatangan kapal pesiar tersebut. Ia menilai hal ini menjadi indikator meningkatnya kepercayaan wisatawan internasional terhadap pariwisata Sumbar, khususnya wisata budaya di Mentawai.

“Alhamdulillah, ini kabar baik bagi Sumatera Barat. Kehadiran wisatawan mancanegara dalam jumlah besar ke Mentawai menunjukkan bahwa promosi pariwisata budaya yang selama ini kita lakukan mulai membuahkan hasil,” ujar Gubernur Mahyeldi di Padang, Jumat (16/1/2026).

Kapal pesiar MV Le Jacques Cartier tiba dan bersandar di Muara Siberut pada Kamis (15/1) dengan membawa 155 wisatawan dari berbagai negara di Eropa dan Asia, serta 20 kru kapal. Selama berada di Mentawai, para wisatawan mengikuti rangkaian kegiatan budaya di Desa Wisata Muntei, Kecamatan Siberut Selatan.

Wisatawan disambut warga setempat dengan Tari Turuk Laggai, tarian tradisional khas Mentawai, sebelum diajak berkeliling desa untuk menyaksikan langsung kehidupan masyarakat dan praktik kearifan lokal yang masih terjaga.

Gubernur Mahyeldi menekankan bahwa budaya lokal adalah daya tarik utama Mentawai yang unik di mata dunia. Potensi ini harus terus dilestarikan demi kemajuan pariwisata sekaligus peningkatan kesejahteraan masyarakat.

“Mentawai memiliki budaya yang otentik, alam yang memukau, dan masyarakat yang ramah. Ini modal besar yang harus kita jaga bersama. Wisatawan datang bukan hanya untuk melihat, tetapi juga untuk belajar dan merasakan kehidupan masyarakat kita secara langsung,” jelas Mahyeldi.

Pemprov Sumbar pun berkomitmen mendorong pengembangan pariwisata Mentawai secara berkelanjutan, dengan tetap menjaga nilai budaya, kelestarian lingkungan, dan memberi manfaat ekonomi bagi masyarakat lokal.

“Pariwisata harus berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat. Karena itu, kita dorong desa wisata, seni budaya, dan ekonomi kreatif agar berkembang seiring,” tambahnya.

Gubernur juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Kepulauan Mentawai, warga desa, dan seluruh pihak yang mendukung kelancaran kunjungan wisatawan mancanegara.

“Terima kasih kepada pemerintah daerah dan masyarakat Mentawai yang telah menjadi tuan rumah yang baik. Semoga ini menjadi awal dari kunjungan berikutnya,” pungkas Mahyeldi.

Selain menjadi capaian di sektor pariwisata, gubernur menilai kabar baik ini juga penting bagi pemulihan ekonomi daerah, menyusul dampak bencana hidrometeorologi pada akhir November lalu. Kehadiran wisatawan mancanegara diharapkan mampu memberi efek domino positif bagi sektor lainnya.

“Di tengah upaya pemulihan pascabencana, kita mendapat kabar baik dari pariwisata. Semoga ini dapat mendorong pemulihan sektor lainnya di Sumbar,” ujar Mahyeldi.

Setelah menyelesaikan rangkaian kegiatan budaya, rombongan wisatawan kembali ke kapal dan melanjutkan pelayarannya menuju Pulau Nias.(da*)


IKLAN



×
Berita Terbaru Update