Notification

×

Iklan

KAI Sumbar Perkuat Layanan Lost and Found Jelang Libur Lebaran

Selasa, 27 Januari 2026 | 20:16 WIB Last Updated 2026-01-27T13:27:33Z

Menyerahkaan

Padang, Rakyatterkini.com – Menjelang periode libur sekolah dan perayaan Lebaran Idul Fitri 2026, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional II Sumatera Barat terus melakukan berbagai upaya untuk meningkatkan mutu pelayanan kepada para pelanggan.

Salah satu langkah yang diperkuat adalah optimalisasi layanan Lost and Found bagi penumpang yang mengalami kehilangan atau menemukan barang pribadi, baik di dalam rangkaian kereta maupun di lingkungan stasiun.

Layanan tersebut menjadi wujud komitmen KAI dalam memberikan rasa aman dan kenyamanan bagi pelanggan, tidak hanya selama perjalanan berlangsung, tetapi juga dalam menjaga keamanan barang bawaan yang menjadi bagian penting dari pengalaman bepergian dengan kereta api.

Kepala Humas KAI Divre II Sumatera Barat, Reza Shahab, mengungkapkan bahwa sepanjang tahun 2024 pihaknya mencatat 13 kasus barang tertinggal dengan estimasi nilai mencapai Rp36,65 juta. 

Sementara itu, pada tahun 2025 jumlah temuan meningkat menjadi 17 kasus dengan total nilai sekitar Rp46,15 juta. Seluruh barang tersebut berhasil dikembalikan kepada pemiliknya.

“Jenis barang yang tertinggal sangat beragam, mulai dari tas, perangkat elektronik, dompet, hingga perhiasan. KAI berkomitmen untuk menjaga setiap barang temuan dan mengembalikannya kepada pemilik yang berhak,” ujar Reza.

Ia juga mengimbau para pelanggan agar senantiasa lebih waspada dengan memastikan seluruh barang pribadi telah dibawa saat turun dari kereta. Namun, apabila kehilangan tetap terjadi, pelanggan dapat segera melapor kepada kondektur, petugas Polsuska, atau menghubungi Contact Center KAI 121.

Reza menjelaskan, setiap barang temuan akan diumumkan melalui pengeras suara di stasiun. Apabila belum diambil dalam jangka waktu tertentu, barang tersebut akan diamankan di pos pengamanan, diberi label identitas, serta dicatat dalam basis data Lost and Found KAI yang terintegrasi secara daring antarstasiun.

“Dengan sistem yang terhubung ini, pelanggan dapat melaporkan dan menelusuri barang hilang di seluruh wilayah stasiun KAI, sehingga proses pencarian dapat berjalan lebih cepat dan efektif,” jelasnya.

KAI kembali mengingatkan pelanggan untuk membawa barang secukupnya serta melakukan pengecekan ulang pada area tempat duduk dan bagasi sebelum meninggalkan kereta.

“Dengan demikian, setiap perjalanan kereta api diharapkan dapat berlangsung aman, nyaman, dan menyenangkan, sehingga pelanggan tiba di tujuan dengan selamat beserta barang bawaan yang lengkap,” tutup Reza.(da*)


IKLAN



×
Berita Terbaru Update