Agam , Rakyatterkini.com – Kementerian Pekerjaan Umum (PU) mempercepat perbaikan akses jalan Padang–Bukittinggi yang terdampak longsor.
Perbaikan difokuskan pada dua ruas penting, yakni jalan provinsi via Malalak yang saat ini tidak dapat dilalui, serta jalan nasional via Padang Panjang (Lembah Anai) yang hanya bisa dilintasi secara terbatas.
Menteri PU, Dody Hanggodo, menekankan bahwa keselamatan pengguna jalan dan pemulihan akses menjadi prioritas utama pemerintah.
“Kami berkomitmen menangani kondisi ini secara cepat dan terkoordinasi, agar konektivitas Padang–Bukittinggi segera pulih dan masyarakat tetap memiliki akses yang aman,” ujarnya dikutip pada Sabtu (17/1/2026).
Tim Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Sumatera Barat terus memantau lokasi longsor dan melakukan kajian teknis. Penanganan difokuskan pada pembersihan material longsor, stabilisasi lereng, dan pengamanan badan jalan untuk mencegah kejadian susulan.
Sejak 16 Desember 2025, jalan telah dibuka secara terbatas bagi kendaraan roda empat, dengan jam operasional pukul 17.00–08.00. Saat ini, pekerjaan konstruksi permanen sudah dimulai, termasuk pelaksanaan bore pile.
Kementerian PU menargetkan ruas Sicincin–Padang Panjang, yang vital bagi perekonomian lokal, dapat dibuka penuh sebelum arus mudik dan balik Lebaran 2026. Untuk percepatan penanganan, kementerian juga mempertimbangkan dukungan dari PT Hutama Karya Infrastruktur (HKI), yang memiliki pengalaman menangani bencana serupa. Estimasi anggaran akan diumumkan setelah kajian teknis selesai.
Sementara itu, pengguna jalan diimbau memanfaatkan jalur alternatif Padang–Bukittinggi melalui Solok, melintasi Sitinjau Lauik dan Danau Singkarak. Meski jalur ini lebih panjang, kondisi jalur relatif aman untuk dilalui.(da*)


