Notification

×

Iklan

Iran Siapkan 1.000 Drone Canggih dari Pengalaman Perang

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:44 WIB Last Updated 2026-01-30T09:44:00Z

Ilustrasi

Jakarta, Rakyatterkini.com – Iran terus memperkuat kesiapan militernya di tengah meningkatnya ketegangan dengan Amerika Serikat. 

Baru-baru ini, Angkatan Bersenjata Iran menyiapkan sekitar 1.000 unit drone canggih, hasil pengembangan dari pengalaman tempur selama perang 12 hari melawan Israel pada Juni 2025.

Mayor Jenderal Amir Hatami, Panglima Angkatan Darat Iran, menyatakan bahwa drone-drone ini bukan sekadar penambahan alat perang, melainkan produk evaluasi mendalam dari konflik dengan Israel. Menurutnya, pengalaman tersebut menjadi pelajaran penting dalam mengembangkan teknologi pertahanan Iran.

“Drone ini dikembangkan untuk menghadapi tantangan keamanan yang muncul dan memanfaatkan pengalaman dari perang 12 hari melawan Israel,” ujar Hatami, dikutip dari kantor berita Mehr, Jumat (30/1/2026).

Sekitar 1.000 unit drone tersebut diproduksi oleh tim ahli Angkatan Darat Iran bekerja sama dengan Kementerian Pertahanan. Pesawat tanpa awak ini dirancang untuk berbagai operasi, termasuk serangan, pengintaian, dan perang elektronik.

Hatami menambahkan, drone baru Iran mampu menyerang target tetap maupun bergerak di darat, laut, maupun udara. Peningkatan ini ditujukan untuk menjaga keunggulan strategis Iran di kawasan yang terus bergejolak.

“Mempertahankan dan meningkatkan keunggulan strategis tetap menjadi prioritas kami. Kesiapan untuk operasi cepat dan respons tegas terhadap setiap agresi menjadi panduan utama dalam perencanaan pertahanan,” jelasnya.

Langkah ini muncul seiring memburuknya hubungan Iran dengan AS dalam beberapa pekan terakhir. Presiden AS Donald Trump sebelumnya menyebut armada militer besar tengah bergerak menuju kawasan sekitar Iran, sambil menekan Teheran untuk segera menyepakati perjanjian nuklir, jika tidak menghadapi serangan militer yang lebih berat.

Meski mendapat tekanan, Iran menegaskan tidak gentar. Para pejabat negara itu memperingatkan setiap agresi AS akan dibalas secara cepat dan menyeluruh, meski Teheran tetap membuka peluang negosiasi yang adil, seimbang, dan tanpa tekanan.

Pengembangan 1.000 drone ini menjadi sinyal kuat bahwa Iran tidak hanya siap menghadapi kemungkinan konflik baru, tetapi juga menunjukkan bahwa negara itu telah belajar dari pengalaman tempur langsung melawan Israel, sebagai pesan tegas bagi lawan-lawan di kawasan.(da*)


IKLAN



×
Berita Terbaru Update