Notification

×

Iklan

Kabaddi Sumbar Matangkan Persiapan Porprov XVI 2026

Jumat, 30 Januari 2026 | 17:15 WIB Last Updated 2026-01-30T10:15:00Z

Ketua Pengprov Kabaddi Sumbar, Liswendi Kamar

Padang, Rakyatterkini.com – Pengurus Provinsi (Pengprov) Kabaddi Sumatera Barat terus mempersiapkan diri menyongsong Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XVI Sumbar yang dijadwalkan berlangsung pada Oktober 2026. Persiapan ini dibahas dalam rapat internal pengurus yang digelar di Padang, Kamis (29/1/2025).

Rapat membahas berbagai hal mulai dari kesiapan atlet, pelatih, hingga perangkat pertandingan untuk memastikan semua berjalan lancar.

Ketua Pengprov Kabaddi Sumbar, Liswendi Kamar, mengungkapkan bahwa saat ini sudah ada 13 kabupaten/kota yang siap berpartisipasi dalam cabang olahraga kabaddi pada Porprov XVI 2026. Sementara itu, tiga daerah masih menunggu rekomendasi dari KONI kabupaten, yaitu Dharmasraya, Pasaman Barat, dan Solok.

“Daerah yang hingga kini belum memiliki kepengurusan kabaddi di tingkat kabupaten/kota antara lain Agam, Padang Panjang, dan Solok. Kami terus menjalin komunikasi agar mereka dapat segera bergabung dalam persiapan Porprov,” ujar Liswendi.

Rapat tersebut juga menekankan pentingnya kesiapan pelatih dan wasit, termasuk pengembangan kapasitas sumber daya manusia agar jalannya pertandingan sesuai regulasi dan standar nasional. Selain itu, rencana teknis seperti kelas pertandingan, sistem kompetisi, dan estimasi durasi pertandingan juga dibahas secara rinci.

Kabaddi sendiri merupakan olahraga beregu yang menuntut kekuatan fisik, kecepatan, kelincahan, dan strategi. Pertandingan kabaddi biasanya mempertandingkan beberapa nomor, di antaranya super five (5 lawan 5) dan three star (3 lawan 3).

Di Sumatera Barat, cabang olahraga ini terus berkembang dan menunjukkan prestasi yang menjanjikan di tingkat nasional. Hal ini dibuktikan melalui pencapaian kontingen Kabaddi Sumbar pada Babak Kualifikasi (BK) PON Aceh–Sumatera Utara 2023 di Bali, di mana tim Sumbar meraih satu medali emas pada nomor super five dan satu medali perunggu pada nomor three star, sekaligus memastikan atlet lolos ke PON Aceh–Sumut. Sayangnya, karena persiapan panitia PON Aceh-Sumut yang belum optimal, cabang ini akhirnya tidak dipertandingkan.

Liswendi menekankan bahwa prestasi tersebut menjadi modal penting bagi Pengprov Kabaddi Sumbar untuk lebih serius dalam menyiapkan atlet daerah menuju Porprov XVI 2026.

“Keberhasilan di BK PON 2023 menjadi motivasi bagi kami untuk memperluas pembinaan di kabupaten/kota, sehingga Porprov nanti bisa menjadi ajang evaluasi sekaligus regenerasi atlet kabaddi Sumbar,” tutupnya.(da*)


IKLAN



×
Berita Terbaru Update