Notification

×

Iklan

Investor Pasar Modal Sumbar Tembus 275 Ribu SID

Sabtu, 10 Januari 2026 | 17:16 WIB Last Updated 2026-01-10T10:37:55Z

Ilustrasi

Padang, Rakyatterkini.com – Minat masyarakat Sumatera Barat terhadap investasi di pasar modal terus menunjukkan tren positif. Hingga 30 Desember 2025, jumlah investor pasar modal yang tercatat menggunakan KTP Sumbar mencapai 275.772 Single Investor Identification (SID). 

Angka tersebut meningkat tajam sebanyak 80.023 SID dibandingkan capaian tahun sebelumnya.

Kepala Perwakilan Bursa Efek Indonesia (BEI) Sumatera Barat, Early Saputra, mengatakan pertumbuhan tersebut tidak terlepas dari masifnya kegiatan edukasi pasar modal yang dilakukan sepanjang tahun 2025.

Menurutnya, kesadaran masyarakat untuk mempelajari instrumen investasi di pasar modal berkembang pesat seiring meningkatnya literasi keuangan. Edukasi dinilai menjadi faktor utama dalam mendorong inklusi keuangan di daerah.

Sepanjang 2025, BEI Sumbar telah menyelenggarakan 344 kegiatan edukasi yang menjangkau berbagai kabupaten dan kota. 

Sementara itu, Galeri Investasi BEI yang berada di kampus serta sejumlah institusi turut aktif menggelar 3.974 kegiatan edukatif, mulai dari seminar, kuliah umum, webinar, hingga siaran langsung melalui platform media sosial.

Partisipasi masyarakat dalam program edukasi tersebut juga terbilang tinggi. Tercatat sebanyak 29.483 peserta mengikuti Sekolah Pasar Modal (SPM), sedangkan lebih dari 1,6 juta orang terlibat dalam berbagai kegiatan edukasi non-SPM sepanjang tahun.

Program Duta Pasar Modal (DPM) yang menyasar kalangan mahasiswa turut memberikan dampak positif. Saat ini, terdapat 97 mahasiswa yang tengah mengikuti program DPM dan dibekali pemahaman dasar pasar modal, kepemimpinan, serta kemampuan pengelolaan media sosial.

Selain itu, sebanyak 114 alumni DPM masih aktif berkontribusi dalam menyebarluaskan edukasi pasar modal melalui berbagai platform digital maupun kegiatan tatap muka. 

Early menegaskan, seluruh rangkaian program tersebut bertujuan mengubah persepsi masyarakat bahwa pasar modal bersifat eksklusif dan sulit dipahami.

Ke depan, BEI Sumbar menargetkan pasar modal dapat semakin dekat dengan masyarakat dan menjadi pilihan investasi yang menarik serta mudah dipelajari. Program Duta Pasar Modal diharapkan mampu menjadi langkah awal bagi generasi muda untuk meniti karier di sektor jasa keuangan.

Tidak hanya di Sumatera Barat, pertumbuhan investor pasar modal juga terjadi secara nasional. Sepanjang 2025, jumlah investor pasar modal di Indonesia tercatat telah melampaui 20 juta SID, menandakan semakin luasnya minat masyarakat terhadap investasi saham dan berbagai instrumen pasar modal lainnya. (da*)


IKLAN



×
Berita Terbaru Update