Notification

×

Iklan

Gubernur Sumbar Turun Tangan Bersihkan Irigasi Banda Gadang

Minggu, 18 Januari 2026 | 04:44 WIB Last Updated 2026-01-17T21:44:00Z

Gubernur Mahyeldi mengecek kondisi irigasi Banda Gadang Kabupaten Solok.

Solok, Rakyatterkini.com — Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi Ansharullah, bersama masyarakat dari lima nagari di kawasan Banda Gadang, Koto Gaek Guguak, Kecamatan Gunung Talang, Kabupaten Solok, melakukan gotong royong pada Sabtu (17/1/2026). 

Kegiatan ini bertujuan membersihkan saluran irigasi yang tersumbat sedimen lumpur akibat banjir dan longsor pada akhir November 2025.

Akibat sedimen tersebut, pasokan air untuk lahan persawahan di lima nagari terdampak terganggu, sehingga menghambat aktivitas pertanian warga. Kelima nagari yang terdampak adalah Kotogaek Guguak, Kotogadang Guguak, Jawi-Jawi Guguak, Talang, dan Cupak.

“Pagi ini kami bersama Pak Bupati, Pak Bakhtul, Pak Camat, dan masyarakat melakukan gotong royong membersihkan saluran irigasi Banda Gadang agar aliran air kembali lancar,” ujar Gubernur Mahyeldi.

Untuk penanganan jangka panjang, Pemprov Sumbar telah menyiapkan anggaran Rp2 miliar melalui Dinas Pengelolaan Sumber Daya Air (PSDA) untuk memperbaiki saluran irigasi di lokasi tersebut. Selain itu, Gubernur Mahyeldi juga meminta dukungan Bank Nagari melalui skema Corporate Social Responsibility (CSR) untuk perbaikan hulu irigasi.

“Alhamdulillah, anggaran permanen sebesar Rp2 miliar telah dialokasikan melalui PSDA. Untuk pembenahan Kapalo Banda, kita minta dukungan CSR dari Bank Nagari,” tambah Mahyeldi.

Dengan perbaikan ini, saluran irigasi Banda Gadang diharapkan kembali berfungsi optimal, mampu mengairi sekitar 5.500 hektare sawah masyarakat di Kecamatan Gunung Talang.

“Mudah-mudahan pembenahan ini segera selesai sehingga pasokan air untuk 5.500 hektare sawah bisa kembali normal,” kata Mahyeldi.

Wakil Bupati Solok, H. Candra, menyampaikan apresiasi atas perhatian Pemprov Sumbar terhadap sektor pertanian di kabupaten itu. Menurutnya, perbaikan saluran irigasi tidak hanya memperlancar irigasi, tetapi juga berdampak positif bagi perekonomian masyarakat sekitar.

“Terima kasih Pak Gubernur. Ini bukti nyata perhatian Pemprov terhadap sektor pertanian,” ujar H. Candra.

Didi, warga setempat berusia 43 tahun, menceritakan bahwa banjir dan longsor akhir November lalu menyebabkan pohon tumbang dan kerusakan di beberapa titik saluran irigasi. Ia merasa lega karena pemerintah bergerak cepat untuk melakukan perbaikan, meski solusi permanen masih dalam proses.

“Meski harus menunggu perbaikan permanen, kami merasa tenang karena pemerintah sudah memberikan kepastian, bahkan Gubernur dan Wabup ikut langsung gotong royong bersama kami,” ujarnya.

Kegiatan gotong royong ini turut dihadiri Kepala Dinas BMCKTR, Armi; Kepala Biro Adpim Setdaprov Sumbar, Nolly Eka Mardianto; Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Sumbar, Syefdinon; perwakilan Bank Nagari; serta Camat Gunung Talang.(da*)


IKLAN



×
Berita Terbaru Update