Notification

×

Iklan

Bukittinggi Belum Bisa Kirim Atlet ke Porprov 2026

Selasa, 13 Januari 2026 | 03:15 WIB Last Updated 2026-01-12T20:15:00Z

KONI Bukittinggi tetap mendukung penuh pelaksanaan event olahraga multieven

Bukittinggi, Rakyatterkini.com – Ketua KONI Bukittinggi, Hendra Hendarmin, menyatakan Kota Bukittinggi belum bisa mengirim atlet jika Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Sumatera Barat 2026 digelar pada Juni-Juli mendatang.

“Hasil pertemuan dengan wali kota, beliau menjelaskan bahwa anggaran untuk Porprov belum dialokasikan,” ungkap Hendra kepada Infosumbar.

Hendra menambahkan, keputusan pelaksanaan Porprov pada medio Juni-Juli baru keluar setelah anggaran resmi disahkan. Meski demikian, KONI Bukittinggi tetap mendukung penuh pelaksanaan event olahraga multieven tersebut.

“Bukittinggi siap mengirim atlet, karena pembinaan atlet di kota ini terus berjalan. Namun soal Porprov, kami tidak bisa memutuskan sendiri karena terkait anggaran,” jelasnya.

Menurut Hendra, beberapa daerah tidak mengalokasikan dana untuk Porprov akibat pembatalan Surat Keputusan pelaksanaan Porprov 2025 lalu. “Seluruh daerah akhirnya menarik kembali anggaran. Penetapan Porprov 2026 baru dilakukan akhir 2025, setelah anggaran 2026 disahkan,” tambahnya.

Terkait opsi pelaksanaan Porprov di beberapa lokasi, Hendra menilai hal itu justru akan menambah biaya. “Kondisi normal saja sudah sulit, apalagi jika digelar di beberapa kabupaten/kota. Pengalaman saya sejak Porprov 2010 menunjukkan biayanya akan jauh lebih besar,” ujarnya.

Sebelumnya, Wali Kota Bukittinggi, Ramlan Nurmatias, menegaskan hal serupa. Ia mengatakan Pemko Bukittinggi belum menganggarkan dana untuk Porprov 2026 sehingga pengiriman atlet tidak memungkinkan.

“Seluruh kegiatan pemerintah kota seharusnya tercatat dalam Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD). Sayangnya, Porprov tidak masuk RKPD Bukittinggi tahun 2026,” ujar Ramlan.

Meski sangat mendukung pelaksanaan Porprov, Ramlan menegaskan, keterbatasan anggaran membuat Bukittinggi tidak dapat mengirim atlet. “Kami mampu secara sumber daya, tetapi anggaran belum tersedia,” tegasnya.

Ramlan menambahkan, seharusnya KONI Sumbar lebih awal menyurati daerah terkait pelaksanaan Porprov. “Pembahasan dana perubahan baru bisa dilakukan paling cepat Agustus, sehingga sulit untuk segera menganggarkan,” pungkasnya.(da*)


IKLAN



×
Berita Terbaru Update