![]() |
| Wali Kota Sawahlunto, Riyanda Putra, melantik 862 PPPK Paruh Waktu. |
Sawahlunto, Rakyatterkini.com — Pemerintah Kota Sawahlunto resmi melantik 862 Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Paruh Waktu pada Senin (8/12/2025).
Pelantikan ini menandai penguatan formasi pegawai di berbagai perangkat daerah untuk mendukung peningkatan kualitas pelayanan publik, efisiensi birokrasi, dan percepatan program pembangunan.
Pelantikan berlangsung di Lapangan Ombilin Kota Sawahlunto dan dipimpin Wali Kota Sawahlunto, Riyanda Putra, didampingi jajaran pimpinan OPD. Ratusan PPPK Paruh Waktu yang dilantik terdiri dari berbagai unsur, mulai dari tenaga teknis, administrasi, hingga pendukung operasional pemerintahan.
Wali Kota Riyanda Putra menyampaikan pengangkatan ini merupakan langkah strategis pemerintah kota dalam merespons kebutuhan riil tenaga kerja di lapangan, terutama untuk memperkuat sektor pelayanan dasar dan administrasi pemerintah.
“Alhamdulillah, selamat dan sukses buat rekan-rekan yang telah dilantik sebagai Pegawai PPPK Paruh Waktu di lingkungan Pemko Sawahlunto. Momentum ini harus menjadi semangat dan motivasi baru dalam meningkatkan dedikasi, kinerja, serta memberikan kontribusi terbaik untuk Sawahlunto Maju,” ujar Riyanda Putra.
Ia menegaskan status PPPK Paruh Waktu memiliki tanggung jawab moral yang sama dengan ASN lainnya. Para pegawai diminta bekerja profesional, disiplin, serta menjaga integritas dalam menjalankan tugas.
“Pelayanan publik membutuhkan kehadiran aparatur yang siap bekerja cepat, tepat, dan bertanggung jawab. Kita bergerak bersama menuju tata kelola pemerintahan yang semakin efektif, efisien, dan bersih,” lanjutnya.
Kehadiran 862 PPPK Paruh Waktu ini diproyeksikan mempercepat berbagai program prioritas, terutama di sektor administrasi, pendidikan non-formal, layanan kependudukan, kebencanaan, kebersihan, hingga penguatan data dan sistem informasi di seluruh perangkat daerah.
Menurut laporan Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Sawahlunto, skema PPPK Paruh Waktu dipilih untuk menjawab kebutuhan fleksibilitas kerja, efisiensi anggaran, serta pemerataan tenaga pendukung di unit-unit yang sebelumnya mengalami keterbatasan pegawai.
Mengakhiri sambutan, Wali Kota menegaskan kembali komitmen pemerintah kota untuk menyediakan lingkungan kerja yang sehat, transparan, dan akuntabel bagi seluruh PPPK.
“Bekerjalah dengan hati. Kita semua memiliki tanggung jawab untuk menjaga amanah masyarakat Sawahlunto. Jadikan tugas ini sebagai ladang ibadah dan kontribusi nyata untuk kota yang kita cintai,” tegasnya.
Pelantikan ini menjadi bagian dari agenda reformasi birokrasi 2025 yang saat ini tengah digencarkan Pemko Sawahlunto, dengan fokus pada peningkatan kualitas layanan, percepatan digitalisasi, serta peningkatan kapasitas sumber daya manusia. (Benny)


