Padang, Rakyatterkini.com – Universitas Adzkia Padang menggelar Wisuda ke-XXII, menghasilkan 329 lulusan dari berbagai program studi, Kamis (18/12/2025).
Wisuda kali ini mencakup tujuh program studi jenjang Sarjana (S1) dan satu program Magister (S2). Rinciannya, Sistem Informasi dan Teknik Industri masing-masing lima orang, Pendidikan Bahasa Indonesia empat orang, Pendidikan Matematika enam orang, Fisika delapan orang, Pendidikan Guru-Pendidikan Anak Usia Dini 50 orang, Pendidikan Dasar 45 orang, serta Pendidikan Guru Sekolah Dasar 203 orang.
Prosesi wisuda dipimpin Rektor Universitas Adzkia, Irwan Prayitno, yang dalam sambutannya menekankan pentingnya terus belajar dan mengamalkan ilmu yang diperoleh, baik di dunia kerja maupun dalam kehidupan bermasyarakat.
“Teruslah belajar. Terapkan ilmu yang dimiliki, bekerja dan beramal dengan sungguh-sungguh demi masa depan,” ujarnya. Ia juga mengingatkan para lulusan untuk selalu menjaga nama baik almamater dan menjadi duta Universitas Adzkia di mana pun berada.
Sementara itu, Ketua Yayasan Adzkia, Muhardanus, menekankan bahwa wisuda bukan sekadar seremoni, melainkan amanah yang harus dijunjung tinggi. Ia menekankan tantangan era saat ini yang menuntut lulusan tidak hanya bekerja, tetapi juga mampu menciptakan lapangan kerja.
“Di era digital, keterampilan dan pola pikir wirausaha menjadi kunci. Adzkia tidak hanya memberikan ijazah, tetapi juga membentuk peradaban,” kata Muhardanus. Ia menambahkan, dukungan orang tua sangat penting untuk menjadi penopang anak-anak menghadapi tantangan dan ketidakpastian.
Asisten Perekonomian dan Pembangunan Provinsi Sumatera Barat, Adib Alfikri, mendorong para lulusan meneladani semangat perjuangan para pendahulu bangsa yang lahir dari keterbatasan. Menurutnya, setiap hambatan dapat menjadi motivasi untuk bangkit dan meraih sukses.
“Wisuda adalah awal dari pembelajaran seumur hidup. Pegang teguh nilai-nilai Islam, budaya Minangkabau, dan terus haus ilmu di tengah dinamika global,” tuturnya. Adib juga menekankan pentingnya kontribusi lulusan terhadap pembangunan berkelanjutan di Sumatera Barat, terutama dalam pendidikan karakter serta ekonomi kreatif dan digital.
Perwakilan LLDIKTI Wilayah X, Evrinaldi, menegaskan bahwa proses pembelajaran di Universitas Adzkia telah memenuhi standar nasional. Ia menambahkan, lulusan tidak hanya dibekali kompetensi dan keahlian, tetapi juga nilai-nilai unggulan yang menjadi modal penting untuk meraih keberhasilan di masa depan.(da*)


