Notification

×

Iklan

Tol Padang-Sicincin Sepi, Ini Dampak Jalan Nasional Lembah Anai Tidak Bisa Dilalui Mobil

Jumat, 12 Desember 2025 | 14:41 WIB Last Updated 2025-12-12T07:43:41Z

Tol Padang-Sicincin.

RAKYATTERKINI.COM - Jalan nasional Lembah Anai, Tanah Datar, Sumatera Barat, hingga kini belum  bisa dilalui kendaraan ronda empat. Sementara untuk roda dua sudah bisa, setelah diuji coba beberapa hari lalu.

Jalan penghubung Padang-Bukittinggi itu, sebelumnya hancur setelah dihantam banjir bandang, dan memakan waktu berbulan-bulan untuk memperbaiki.

Kondisi itu berdampak pada ruas Tol Padang-Sicincin, yang merupakan bagian dari akses Padang-Bukittinggi. Ketika akses utama putus, maka pengguna tol pun akan menurun drastis.

Liburan semester akan tiba, otomatis warga akan pergi berliburan. Jika Jalan Nasional Lembah Anai belum juga bisa dilintasi, maka tol makin sepi.

Tol Padang-Sicincin adalah ruas jalan tol Trans Sumatera sepanjang 36 km yang menghubungkan Kota Padang ke Sicincin, mengurangi waktu tempuh dari 1,5 jam jadi sekitar 30 menit, resmi beroperasi penuh tanpa tarif sejak 28 Mei 2025, dan mulai dikenakan tarif pada 2 Agustus 2025. 

Tol ini adalah tol perdana di Sumatera Barat, mendukung konektivitas ekonomi, pariwisata, dan mobilitas, serta menjadi bagian dari seksi Padang-Pekanbaru. 

Hutama Karya selaku operator JTTS menyebutkan, selama libur panjang perayaan Maulid Nabi Muhammad SAW 2025 tercatat 415.637 kendaraan melintasi Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) sejak Kamis (4/9/2025) hingga Minggu (7/9/2025).

Jumlah ini meningkat 16,21 persen dibandingkan dengan trafik normal. Adapun puncak volume lalu lintas terjadi pada Minggu (7/9/2025) dengan total 119.397 kendaraan, atau 27,23% lebih besar dari trafik normal.

Executive Vice President (EVP) Sekretaris Perusahaan Hutama Karya, Adjib Al Hakim, mengatakan bahwa trafik tertinggi terjadi di Tol Pekanbaru–Dumai dengan total 65.867 kendaraan.

“Sementara untuk tol dengan peningkatan tertinggi adalah Tol Padang–Sicincin yang naik hingga 73,76 persen dibandingkan dengan trafik normal,” ujar Adjib. (*)


IKLAN



×
Berita Terbaru Update