Notification

×

Iklan

Tingkatkan Mutu Pendidikan, Kemenag Kota Solok Uji Kemampuan Kepala Madrasah

Rabu, 10 Desember 2025 | 08:18 WIB Last Updated 2025-12-13T01:22:57Z

Kemenag Kota Solok tingkatkan mutu dan kualitas pendidikan madrasah.

Solok, Rakyatterkini.com – Kementerian Agama (Kemenag) Kota Solok kembali menegaskan komitmennya dalam meningkatkan mutu tata kelola dan kualitas pendidikan madrasah melalui pelaksanaan Penilaian Kinerja Kepala Madrasah (PKKM) Tahun 2025. 

Kegiatan tahunan ini digelar pada Selasa (9/12/2025) di MIN Kota Solok, dan menjadi momentum penting dalam mengevaluasi efektivitas kepemimpinan di seluruh jenjang madrasah.

PKKM Tahun 2025 diikuti oleh seluruh Kepala Madrasah tingkat Raudhatul Athfal (RA), Madrasah Ibtidaiyah (MI), Madrasah Tsanawiyah (MTs), hingga Madrasah Aliyah (MA) se-Kota Solok. 

Kegiatan dibuka Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Kemenag Kota Solok, Amril, dihadiri Kepala Seksi Pendidikan Madrasah (Kasi Penmad), para pengawas madrasah, dan majelis guru dari masing-masing satuan pendidikan.

Amril menegaskan PKKM bukan sekadar agenda rutin, melainkan instrumen strategis untuk mengukur sejauh mana Kepala Madrasah mampu menerjemahkan kebijakan pendidikan ke dalam program nyata di lapangan.

“PKKM ini sangat krusial untuk memastikan seluruh program yang telah dirancang berjalan searah dengan kebijakan peningkatan mutu pendidikan madrasah. Penilaian ini harus menjadi bahan refleksi dan perbaikan ke depan,” ujarnya.

Ia menambahkan, penilaian kinerja diharapkan tidak berhenti pada aspek administratif, tetapi benar-benar menggambarkan capaian, inovasi, serta tantangan yang dihadapi madrasah selama satu tahun berjalan.

Salah satu sesi yang menjadi sorotan adalah presentasi dari Kepala MAN Kota Solok, Marion. Dalam paparannya, Marion memaparkan empat komponen utama yang menjadi indikator keberhasilan kepemimpinan Kepala Madrasah, yakni program pengembangan madrasah, manajemen dan tata kelola kelembagaan, program kewirausahaan madrasah, serta program supervisi terhadap tenaga pendidik dan kependidikan.

Menurut Marion, keempat komponen tersebut saling terkait dan menjadi fondasi penting dalam menciptakan madrasah yang unggul, mandiri, dan berdaya saing.

Sementara itu, salah seorang pengawas madrasah, Joni, menekankan pentingnya PKKM sebagai ruang dialog dan komunikasi yang konstruktif antara pengawas, kepala madrasah, dan jajaran Kemenag.

“Kami berharap PKKM ini mampu melahirkan komunikasi dua arah yang sehat dan membangun, sehingga tata kelola madrasah dapat terus diperbaiki secara berkelanjutan,” ungkapnya.

Ia menambahkan, tujuan akhir dari kegiatan ini adalah memperkuat komitmen bersama dalam memajukan kualitas pendidikan madrasah di Kota Solok, baik dari sisi manajemen, pembelajaran, maupun pelayanan pendidikan.

Dengan berakhirnya rangkaian PKKM Tahun 2025 ini, Kemenag Kota Solok berharap terjadi peningkatan signifikan dalam kinerja kepemimpinan Kepala Madrasah serta mutu pendidikan madrasah di wilayah tersebut pada tahun ajaran mendatang. (lis)


IKLAN



×
Berita Terbaru Update