Notification

×

Iklan

Thailand Catat Korban Sipil Pertama Konflik dengan Kamboja

Senin, 15 Desember 2025 | 20:00 WIB Last Updated 2025-12-15T13:00:00Z

Thailand pertama kali, Minggu (14/12), mengumumkan korban warga sipil pertama yang tewas akibat perang melawan Kamboja 

Jakarta, Rakyatterkini.com – Untuk pertama kalinya, Thailand mengumumkan kematian seorang warga sipil akibat konflik bersenjata dengan Kamboja, Minggu (14/12/2025). Pengumuman ini muncul setelah bentrokan di perbatasan terjadi sejak seminggu terakhir.

Konflik yang dipicu oleh sengketa perbatasan era kolonial sepanjang 800 km ini telah memaksa sekitar 800.000 warga dari kedua negara mengungsi.

Pejabat Thailand dan Kamboja menyatakan, perang yang meletus sejak 7 Desember telah menewaskan sedikitnya 27 orang, baik dari pihak militer maupun sipil. Dari jumlah tersebut, 15 tentara serta seorang warga sipil Thailand meninggal dunia, sementara 11 warga sipil Kamboja juga menjadi korban.

Juru Bicara Kementerian Kesehatan Thailand, Ekachai Piensriwatchara, menjelaskan bahwa korban sipil Thailand pertama adalah seorang pria berusia 63 tahun asal Provinsi Sisaket. 

Ia tewas akibat pecahan peluru ketika pasukan Kamboja menembakkan roket BM-21 ke permukiman. Selain itu, seorang tentara Thailand juga meninggal akibat serangan roket yang sama pada 14 Desember.

Sementara itu, Juru Bicara Kementerian Pertahanan Thailand, Surasant Kongsiri, mengungkapkan bahwa sejak Sabtu malam hingga Minggu, Kamboja menembaki dan mengebom beberapa provinsi perbatasan. 

Sebagai langkah keamanan, militer Thailand memberlakukan jam malam di sebagian wilayah Provinsi Sa Kaeo dan Trat, mulai pukul 19.00 hingga 05.00 waktu setempat.

Di pihak Kamboja, otoritas setempat belum merinci jumlah korban militer, namun pekan lalu dilaporkan seorang prajurit wanita hamil tewas. Thailand juga melaporkan telah melakukan serangan udara terhadap target militer Kamboja, termasuk pasukan yang berkumpul di sekitar jembatan perbatasan.(da*)


IKLAN



×
Berita Terbaru Update