Jakarta, Rakyatterkini.com – Pasukan Rusia berhasil mengepung tentara Ukraina di Kota Myrnohrad (sebelumnya Dimitrov), Republik Rakyat Donetsk (DPR), setelah terjadinya pertempuran sengit di wilayah tersebut.
Valery Solodchuk, komandan kelompok pasukan Tsentr (Tengah) Rusia, melaporkan kepada Presiden Vladimir Putin bahwa sekitar 1.500 hingga 2.000 tentara Ukraina saat ini berada dalam posisi terkepung.
"Kelompok musuh di bagian utara kota terkepung, namun masih dalam kondisi aman. Upaya mereka untuk menembus pengepungan dan membebaskan pasukan ini sejauh ini belum berhasil. Diperkirakan antara 1.500 hingga 2.000 tentara masih terjebak di utara kota," kata Solodchuk saat bertemu Putin di salah satu pos komando Pasukan Gabungan, sebagaimana dikutip dari Sputnik pada Selasa (2/12/2025).
Sementara itu, Kepala Staf Umum Angkatan Bersenjata Rusia, Valery Gerasimov, menyampaikan kemajuan lain yang dicapai Pasukan Rusia di beberapa garis depan pertempuran Ukraina.
"Kepada Panglima Tertinggi, sesuai rencana operasi militer khusus, Pasukan Gabungan sedang melancarkan serangan di beberapa garis depan yang luas," ujar Gerasimov.
Gerasimov menjelaskan bahwa pasukan Rusia terlibat dalam pertempuran perkotaan di Seversk (Siversk), DPR, sambil memperluas kendali wilayah. Menurutnya, lebih dari 100 bangunan direbut setiap harinya di area tersebut.
"Di Seversk, unit penyerang Angkatan Darat ke-3 melakukan pertempuran jalanan dan memperluas kendali di distrik timur laut serta selatan kota," tambah Gerasimov.
Selain itu, lebih dari 30 persen bangunan di Konstantinovka kini berada di bawah pengawasan militer Rusia. Pasukan Rusia juga berhasil membebaskan Krasnoarmeysk di Donetsk dan terus menekan unit musuh di Myrnohrad.
Militer Rusia juga melanjutkan pergerakan ke arah Zaporizhzhia. "Pasukan kelompok Dnepr bergerak maju menuju Zaporizhzhia," kata Gerasimov, seraya menegaskan bahwa operasi aktif akan terus dilanjutkan dengan tujuan menguasai sepenuhnya wilayah Donbass.(da*)


