Notification

×

Iklan

Puluhan Pelajar Ikuti Lomba Baca Puisi di Taman Budaya Sumbar

Sabtu, 20 Desember 2025 | 04:44 WIB Last Updated 2025-12-19T21:44:00Z

Lomba baca puisi pelajar di Gelaran Marah Roesli Fest 2025.

Padang, Rakyatterkini.com – Festival Sastra Marah Roesli yang digelar UPTD Taman Budaya Sumatera Barat kembali menjadi wadah ekspresi bagi generasi muda melalui lomba baca puisi antarpelajar.

Kegiatan ini berlangsung selama dua hari, Kamis hingga Jumat (18–19 Desember 2025), dan diikuti puluhan siswa dari berbagai jenjang pendidikan. Peserta berasal dari tingkat Sekolah Dasar (SD/MI) sebanyak delapan siswa, Sekolah Menengah Pertama (SMP/MTs) 22 siswa, serta Sekolah Menengah Atas (SMA/MA/SMK) sebanyak 26 siswa.

Para peserta membawakan puisi dengan beragam tema, mulai dari kemanusiaan, kebudayaan, hingga refleksi kehidupan sosial.

Kepala UPTD Taman Budaya Sumatera Barat, M. Devid, menyampaikan bahwa lomba baca puisi ini digelar sebagai upaya melestarikan kekayaan sastra Indonesia, khususnya di kalangan generasi muda. Menurutnya, puisi berperan penting dalam membentuk kepekaan emosional, daya imajinasi, dan karakter pelajar.

“Puisi adalah karya sastra yang sarat pesan moral. Melalui lomba ini, kami ingin menanamkan kecintaan terhadap puisi agar nilai-nilai yang terkandung di dalamnya turut membentuk karakter pelajar,” ujar Devid.

Penampilan peserta dinilai oleh tiga juri, yakni Ichwanul Arif, Arif Purnama Putra, dan Yeyen Kiram, dengan kriteria penilaian mencakup penafsiran, penghayatan, vokal, serta keseluruhan penampilan.

Lomba baca puisi ini merupakan salah satu rangkaian Festival Sastra Marah Roesli yang berlangsung pada 17–20 Desember 2025. Festival juga menampilkan berbagai kegiatan sastra dan seni, seperti workshop sastra bersama Raudal Tanjung Banua dan Sasti Gotama, penerbitan dan diskusi buku, pameran seni rupa, diskusi bahasa Entawai, pemutaran film, pengumpulan donasi bencana, serta malam apresiasi seni.

Melalui festival ini, UPTD Taman Budaya Sumatera Barat berharap dapat memperkuat ekosistem sastra dan seni, sekaligus mendorong peran aktif generasi muda dalam pelestarian kebudayaan.(da*)


IKLAN



×
Berita Terbaru Update