Notification

×

Iklan

Polda Sumbar Gencarkan Bantuan Kemanusiaan di Palembayan

Kamis, 04 Desember 2025 | 16:33 WIB Last Updated 2025-12-04T09:33:00Z

Pendistribusian bantuan korban bencana Sumbar.

Agam, Rakyatterkini.com – Kepolisian Daerah (Polda) Sumatera Barat terus memperkuat upaya kemanusiaan di wilayah yang terdampak parah bencana hidrometeorologi, khususnya Kecamatan Palembayan, Kabupaten Agam.

Kapolda Sumbar, Irjen Pol Gatot Tri Suryanta, menyampaikan bahwa jajaran kepolisian bergerak cepat untuk menjangkau daerah-daerah terisolasi, guna memastikan semua bantuan logistik dapat diterima masyarakat yang terdampak.

“Kampung Kunyik menjadi salah satu fokus perhatian kami karena akses ke sana sempat sangat sulit dilalui. Polisi harus hadir di titik-titik yang paling membutuhkan, tidak ada alasan untuk menunda pelayanan bagi warga yang sedang kesulitan,” ujarnya, Rabu (3/12/2025).

Dalam pendistribusian logistik, personel kepolisian menyalurkan kebutuhan mendesak, mulai dari bahan pangan, perlengkapan darurat, hingga bantuan khusus bagi kelompok rentan. Seluruh kegiatan dilakukan dengan prinsip cepat, tepat, dan aman, baik bagi personel maupun masyarakat.

Selain itu, Tim Water Treatment Brimob dikerahkan di dua titik strategis untuk menyediakan air bersih. Di Jorong Kampuang Tengah, tim mendistribusikan 80 galon air bersih, sementara di SMP 3 Palembayan disalurkan 100 galon. “Total 180 galon air bersih diberikan kepada warga dan tim SAR yang sedang melakukan evakuasi serta pencarian korban,” jelas Kapolda.

Korps Brimob juga menyiapkan dapur lapangan di empat lokasi untuk memenuhi kebutuhan pangan masyarakat. Distribusinya antara lain: Polsek Palembayan 1.600 porsi, Kampung Sawah Lareh 1.400 porsi, Kayu Pasak 150 porsi, dan Nagari Pasar Lama Gumarang 150 porsi. Dengan demikian, total 3.300 porsi makanan siap saji berhasil disalurkan kepada warga dan tim SAR di lapangan.

Kapolda Gatot menekankan pentingnya keberadaan dapur lapangan, mengingat banyak warga kehilangan tempat tinggal dan sumber pangan. Ia memastikan seluruh bantuan dikelola secara profesional dan tepat sasaran, dengan pengawasan langsung dari kepolisian serta perangkat nagari setempat.

“Polri akan terus berada di lokasi hingga kondisi benar-benar pulih. Pemulihan pascabencana tidak hanya soal logistik, tetapi juga kehadiran aparat untuk menjaga keamanan, memfasilitasi pendataan, dan memberikan rasa tenang bagi masyarakat,” pungkasnya.(da*)


IKLAN



×
Berita Terbaru Update