Notification

×

Iklan

PKS Dorong Masjid Jadi Pusat Sosial Pascabencana

Sabtu, 27 Desember 2025 | 23:35 WIB Last Updated 2025-12-27T16:35:00Z

Rapat Kerja Wilayah (Rakerwil) dan Konsolidasi Relawan PKS Sumatera Barat.

Padang, Rakyatterkini.com – Partai Keadilan Sejahtera (PKS) menggelar Rapat Kerja Wilayah (Rakerwil) dan Konsolidasi Relawan PKS Sumatera Barat di Ballroom Rocky Hotel, Padang, pada Sabtu-Minggu (27-28 Desember 2025).

Acara ini berlangsung secara sederhana dan khidmat sebagai bentuk kepedulian terhadap bencana alam yang menimpa sejumlah wilayah di Sumatera Barat.

Rakerwil tersebut dihadiri langsung oleh Presiden PKS, Almuzammil Yusuf, didampingi Wakil Sekretaris Jenderal PKS, Rahmat Saleh. Turut hadir juga jajaran pimpinan PKS Sumatera Barat, termasuk Ketua Majelis Pertimbangan Wilayah (MPW) PKS Sumbar sekaligus Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi, dan Ketua Dewan Syariah Wilayah (DSW) PKS Sumbar, Irsyad Syafar.

Dalam arahannya, Presiden PKS menekankan posisi strategis Sumatera Barat bagi partai. Ia menilai terdapat keselarasan nilai yang kuat antara budaya masyarakat Minangkabau dengan visi perjuangan PKS.

“Sumatera Barat adalah Mutiara Dakwah bagi PKS. Budaya masyarakat Minang sangat sejalan dengan visi perjuangan partai,” ungkap Almuzammil Yusuf.

PKS telah menginstruksikan seluruh elemen partai, mulai dari tingkat pusat hingga daerah, untuk mengutamakan sumber daya dalam membantu pemulihan pascabencana, terutama di Sumatera Barat. Rakerwil kali ini difokuskan pada konsolidasi dan penguatan relawan agar aksi kemanusiaan dapat dilakukan lebih masif dan terkoordinasi.

Presiden PKS juga memberikan apresiasi kepada struktur partai, kader, pejabat publik, dan relawan kemanusiaan PKS Sumatera Barat yang telah bergerak cepat sejak hari pertama bencana, baik dalam penggalangan donasi maupun pendampingan langsung kepada masyarakat terdampak.

Selain itu, PKS menyambut baik kerja sama Pemerintah Pusat dan Pemerintah Provinsi Sumatera Barat dalam perbaikan infrastruktur vital serta penyediaan hunian sementara bagi korban bencana. Dukungan Pemerintah melalui Menteri Keuangan yang memberikan relaksasi dana Transfer ke Daerah (TKD) tanpa syarat senilai Rp46,05 triliun bagi wilayah terdampak juga diapresiasi, sebagai langkah percepatan pemulihan ekonomi dan pembangunan infrastruktur.

Kader dan relawan PKS Sumatera Barat menegaskan komitmen untuk terus bersinergi dengan Pemerintah Pusat, Pemerintah Daerah, TNI, Polri, dan seluruh elemen masyarakat dalam tahap rehabilitasi dan rekonstruksi.

“Kami telah menginstruksikan seluruh kader PKS, baik struktural maupun pejabat publik, untuk terus mendampingi masyarakat terdampak setidaknya selama enam bulan ke depan, hingga kondisi benar-benar pulih,” tegas Almuzammil Yusuf.

Selain bantuan kemanusiaan, PKS juga berupaya memastikan masjid-masjid di wilayah terdampak kembali berfungsi. Masjid diharapkan tidak hanya menjadi tempat ibadah, tetapi juga pusat pelayanan sosial bagi masyarakat korban bencana.

Menutup arahannya, Presiden PKS menyampaikan optimisme terhadap kemampuan masyarakat Sumatera Barat untuk bangkit dan pulih.

“Masyarakat Sumbar adalah masyarakat yang kuat dan tegar. Kami yakin mereka mampu bertahan dan bangkit kembali. Inilah Tanah Minang, tanah para pejuang,” pungkasnya.(da*)


IKLAN



×
Berita Terbaru Update