Notification

×

Iklan

Pasaman Perkuat Tata Kelola Data Melalui Forum SDI

Kamis, 11 Desember 2025 | 22:55 WIB Last Updated 2025-12-11T15:55:00Z

Pemerintah Kabupaten Pasaman gelar rapat

Pasaman, Rakyatterkini.com — Pemerintah Kabupaten Pasaman kembali menegaskan komitmennya dalam memperkuat tata kelola data sebagai dasar utama pembangunan daerah. 

Melalui Forum Satu Data Indonesia (SDI) yang diselenggarakan Bappeda Pasaman di Aula Bappeda, Kamis (11/12/2025), berbagai pemangku kepentingan berkumpul untuk menyatukan langkah dalam membangun sistem data yang terpadu, transparan, dan inklusif.

Acara tersebut dihadiri Sekretaris Daerah Pasaman, Yusdesri; para kepala OPD; serta jajaran Badan Pusat Statistik (BPS) Pasaman. Dalam sambutannya, Yusdesri menegaskan bahwa keterbatasan anggaran tidak boleh mengurangi kualitas pelayanan publik. Ia menilai, dibutuhkan analisis yang matang dan solusi yang realistis agar kebijakan tetap efektif dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.

“Data yang akurat dan saling terhubung menjadi fondasi utama tata kelola pemerintahan. Dengan basis data yang kuat, kebijakan dapat dirancang lebih tepat sasaran dan benar-benar menyentuh masyarakat yang membutuhkan,” ujar Yusdesri.

Ia menambahkan, implementasi SDI bukan sekadar kegiatan mengumpulkan data, tetapi membangun sistem yang terstandar, terbuka, dan mengedepankan kolaborasi lintas sektor. Upaya ini juga sejalan dengan Perpres Nomor 39 Tahun 2019 tentang Satu Data Indonesia, yang menugaskan Bappeda sebagai koordinator data di tingkat daerah.

Kepala Bappeda Pasaman, Choiruddin Batubara, dalam laporannya menegaskan bahwa data memegang peranan penting dalam menentukan arah pembangunan, menyusun kebijakan strategis, hingga memproyeksikan kondisi jangka panjang. Ia juga menyebut bahwa tahun 2026 akan menjadi momentum penerapan penuh kebijakan SDI di Pasaman.

“Seluruh OPD wajib memahami dan menguasai 16 Indikator Kinerja Utama RPJMD 2025–2029. Penguatan data prioritas pembangunan hingga integrasi analitik berbasis teknologi, termasuk informasi Pasaman Bangkit, menjadi fokus kerja kita ke depan,” kata Choiruddin.

Ia optimistis bahwa keselarasan antara data dan perencanaan akan mempercepat tercapainya visi Pasaman Bangkit, terutama jika setiap program dibangun di atas data yang valid dan terukur.

Dukungan juga datang dari Kepala BPS Pasaman, Nita Andriani. Ia menyebut Forum SDI sebagai ruang strategis untuk menyatukan langkah pemerintah pusat dan daerah dalam urusan data. BPS Pasaman sendiri menghadirkan inovasi Da Saman, sebuah sistem yang dirancang untuk mendukung kebutuhan data pembangunan daerah.

“Melalui inovasi ini, kami berharap dapat memperkuat SDI di Pasaman dan membantu pemerintah daerah dalam menata data secara lebih efektif,” ujar Nita.

Dari unsur Kominfo Pasaman, Kepala Bidang PSS Asnil, mewakili Plh. Kepala Dinas Kominfo Teddy Marta—menyampaikan komitmen Kominfo sebagai walidata untuk memperkuat koordinasi pengumpulan data di seluruh OPD. Ia menekankan pentingnya data by name by address sebagai pijakan kebijakan yang tepat sasaran.

Forum SDI Kabupaten Pasaman tahun ini diharapkan menjadi momentum konsolidasi tata kelola data yang lebih kuat, sekaligus memastikan setiap kebijakan publik dirumuskan berdasarkan data yang valid, terintegrasi, dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat secara nyata.. (St.M)


IKLAN



×
Berita Terbaru Update