Notification

×

Iklan

Pariaman Perkuat Pengelolaan Aset Daerah

Sabtu, 20 Desember 2025 | 04:12 WIB Last Updated 2025-12-19T21:12:00Z

Wawako Pariaman Mulyadi. 

Pariaman, Rakyatterkini.com – Pemerintah Kota (Pemko) Pariaman, Sumatera Barat, tengah memperkuat pengelolaan barang milik daerah (BMD) untuk mendukung penyelenggaraan pemerintahan yang efektif dan layanan publik yang maksimal.

Wakil Wali Kota Pariaman, Mulyadi, mengakui masih ada sejumlah kendala dalam pengelolaan BMD, mulai dari ketidaksesuaian data, risiko penyalahgunaan, hingga pemanfaatan aset yang belum optimal.

“Kita memahami masih ada tantangan dalam mengelola BMD. Padahal aset ini adalah amanah dari rakyat yang harus dikelola secara baik, transparan, akuntabel, dan bertanggung jawab,” ujar Mulyadi saat membuka Sosialisasi Transparansi BMD di lingkungan Pemkot Pariaman, Kamis.

Ia menekankan bahwa pengelolaan aset yang baik akan langsung meningkatkan kualitas pelayanan publik sekaligus kesejahteraan masyarakat. Mulyadi meminta seluruh jajaran menjadikan sosialisasi ini sebagai momentum untuk menyamakan persepsi dan memperkuat komitmen dalam pendataan serta pengelolaan BMD.

“Jalankan tugas dengan penuh tanggung jawab dan tunjukkan bahwa pemerintah daerah mampu mengelola aset secara bersih dan profesional,” katanya. Ia juga menambahkan bahwa hasil sosialisasi harus segera diterapkan di setiap unit kerja guna meningkatkan layanan publik dan mendorong pertumbuhan ekonomi lokal.

Sementara itu, Wakil Kepala Kejaksaan Tinggi Sumatera Barat, Mukhlis, yang hadir sebagai narasumber, menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan meningkatkan pemahaman serta kepatuhan perangkat daerah dalam pengelolaan aset secara administratif tertib, transparan, dan akuntabel, sekaligus mencegah potensi penyimpangan.

Menurut Mukhlis, sosialisasi ini juga memperkuat tata kelola aset daerah sesuai dengan peraturan perundang-undangan. “Transparansi dan akuntabilitas bukan sekadar konsep, tetapi fondasi penting bagi pemerintahan yang baik. Keduanya membangun kepercayaan publik, memastikan efisiensi anggaran, dan berperan signifikan dalam mencegah praktik korupsi,” ujarnya.(da*)


IKLAN



×
Berita Terbaru Update