![]() |
| Ketua DPRD Pasaman, Nelfri Asfandi, bersama Fraksi PKS dan relawan PKS serahkan bantuan pada korban bencana Agam. |
Pasaman, Rakyatterkini.com - Kepedulian terhadap sesama kembali ditunjukkan Ketua DPRD Kabupaten Pasaman, Nelfri Asfandi. Bersama Fraksi PKS dan relawan PKS Pasaman, ia turun langsung ke Kabupaten Agam untuk menyalurkan bantuan bagi warga terdampak banjir dan tanah longsor, Minggu (7/12/2025).
Kehadiran rombongan di lokasi bencana bukan sekadar seremonial. Mereka mengantarkan langsung donasi berupa paket sembako dan nasi berkah yang telah dihimpun sejak hari pertama bencana terjadi.
Bantuan tersebut diharapkan dapat meringankan beban masyarakat yang tengah berjuang menghadapi dampak musibah alam.
Nelfri Asfandi menegaskan aksi solidaritas ini merupakan bentuk empati dan tanggung jawab kemanusiaan, sekaligus wujud kepedulian terhadap daerah tetangga yang sedang dilanda bencana besar.
“Penggalangan donasi kami mulai sejak awal bencana. Insyaallah, bantuan ini tidak berhenti sampai di sini. Kami akan terus bersama masyarakat Agam hingga kondisi benar-benar pulih,” ujarnya di sela penyerahan bantuan.
Ia juga menyampaikan duka cita mendalam atas musibah banjir dan longsor yang melanda Agam, yang telah mengakibatkan kerusakan parah pada rumah warga, infrastruktur, serta lahan pertanian, bahkan merenggut korban jiwa.
Selain memastikan bantuan tersalurkan secara tepat sasaran, kehadiran Ketua DPRD Pasaman dan para relawan PKS juga bertujuan untuk melihat langsung kebutuhan warga di lapangan, sehingga bantuan lanjutan dapat disesuaikan dengan kondisi dan kebutuhan mendesak masyarakat terdampak.
Tak hanya menyalurkan logistik, Nelfri bersama relawan PKS juga menyatakan kesiapan untuk terlibat dalam aksi gotong royong pasca bencana. Kegiatan tersebut meliputi pembersihan masjid, pasar, perkantoran, serta rumah-rumah warga yang terendam banjir dan terdampak longsor.
Gerak cepat dan aksi nyata ini mencerminkan kuatnya sinergi antara DPRD Pasaman, PKS, dan para relawan dalam membantu pemulihan Kabupaten Agam.
Di tengah duka akibat bencana, semangat kebersamaan dan solidaritas terus dihadirkan sebagai harapan bagi warga untuk bangkit dan menata kembali kehidupan. (St.M)


