![]() |
| Jembatan kembar Silaing Padang Panjang usai diterjang banjir bandang dan longsor 27 November 2025. |
Padang Panjang, Rakyatterkini.com – Kementerian Pekerjaan Umum (PU) melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap kondisi jembatan kembar Padang Panjang setelah terdampak banjir pada 27 November 2025.
Pemeriksaan ini juga mencakup area tebing Sungai Batang Anai sebagai langkah antisipatif untuk menjamin keselamatan infrastruktur serta keberlangsungan konektivitas jalur nasional Padang–Bukittinggi.
Menteri PU Dody Hanggodo menegaskan pemulihan konektivitas jalan nasional menjadi fokus utama dalam penanganan pascabencana. Salah satu ruas yang mendapat perhatian khusus adalah jalur Padang–Bukittinggi melalui Lembah Anai, yang saat ini masih diberlakukan sistem buka-tutup karena proses perbaikan masih berlangsung.
Menurut Dody, jalur Padang–Bukittinggi merupakan jalur strategis yang menopang mobilitas masyarakat dan distribusi logistik di Sumatera Barat. Oleh sebab itu, setiap tahapan penanganan dilakukan secara cermat dengan mengedepankan aspek keselamatan sebelum pengoperasian jalan kembali normal sepenuhnya.
Ia juga menyampaikan jembatan kembar Padang Panjang memiliki peran vital sebagai penghubung wilayah Kota Padang dengan kawasan dataran tinggi Bukittinggi dan sekitarnya.
Keberadaan jembatan tersebut sangat menentukan kelancaran aktivitas sosial dan ekonomi masyarakat, khususnya di kawasan Lembah Anai.
Sementara itu, Kepala Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Sumatera Barat, Elsa Putra Friandi, menjelaskan pascabanjir bandang, tim Kementerian PU telah melakukan pemeriksaan awal terhadap struktur jembatan kembar tersebut.
Hasil evaluasi menunjukkan tidak ditemukan penurunan kualitas struktur utama jembatan. Namun demikian, diperlukan langkah pengamanan tambahan pada bagian oprit dan pilar jembatan yang mengalami pengikisan akibat derasnya arus banjir.
Elsa menambahkan, inspeksi dilakukan secara komprehensif terhadap seluruh elemen jembatan, mulai dari pondasi, pilar, abutmen, gelagar, hingga lantai jembatan yang berpotensi terdampak arus air dan material banjir.
Selain itu, kondisi tanah di sekitar pilar dan abutmen turut diperiksa guna memastikan tidak terjadi pergeseran atau penurunan yang dapat membahayakan keselamatan pengguna jalan.
Untuk sementara waktu, operasional jembatan diberlakukan secara terbatas. Lalu lintas dialihkan melalui sisi A jembatan, sementara sisi B ditutup sementara guna mendukung proses pemeriksaan lanjutan dan pengamanan struktur. (da*)


