Notification

×

Iklan

Jenazah 24 Korban Bencana Dimakamkan Massal di TP Bungus

Kamis, 11 Desember 2025 | 05:06 WIB Last Updated 2025-12-11T00:36:09Z

Koordinasi jajaran Forkopimda terkait salat jenazah untuk korban 

Padang, Rakyatterkini.com – Pemerintah Provinsi Sumatera Barat (Pemprov Sumbar) bekerja sama dengan Polda Sumbar akan menyelenggarakan pemakaman massal bagi jenazah korban bencana yang belum teridentifikasi. 

Kegiatan ini dilaksanakan di Rumah Sakit Bhayangkara Padang dan melibatkan 24 jenazah yang akan disalatkan terlebih dahulu sebelum dimakamkan. 

Salat jenazah akan digelar di Masjid Raya Syekh Ahmad Khatib Al Minangkabawi, dan proses pemakaman massal direncanakan berlangsung di Tempat Pemakaman Bungus pada Rabu (10/12/2025) siang.

Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Sumbar, Arry Yuswandi, menjelaskan bahwa pelaksanaan salat jenazah akan dilakukan di lantai dasar Masjid Raya Syekh Ahmad Khatib Al Minangkabawi.

Menurutnya, setelah prosesi salat selesai, jenazah akan dibawa dan dimakamkan secara massal di TP Bungus. Terkait teknis pelaksanaan, termasuk biaya pemakaman, akan sepenuhnya ditangani oleh Dinas Sosial Provinsi Sumbar.

“Siang tadi, telah dilakukan persiapan untuk penyelenggaraan jenazah bagi 24 korban bencana yang belum teridentifikasi. Prosesi salat akan dilakukan di Masjid Raya, dan setelah itu jenazah akan dimakamkan secara massal di Bungus. Masyarakat umum dipersilakan hadir karena mengikuti prosesi jenazah merupakan salah satu amalan sunnah yang dianjurkan,” ujar Arry Yuswandi.

Kepala Biro Kesra Sekretariat Daerah Provinsi Sumbar, Al Amin, menambahkan bahwa persiapan untuk penyelenggaraan salat jenazah telah rampung, dan proses pelaksanaan dipastikan tidak mengalami kendala. 

Prosesi salat akan dipimpin oleh Kapolda Sumbar, Irjen Pol Gatot Tri Suryanta, sebagai imam, sedangkan doa akan dibacakan oleh Imam Besar Masjid Raya Syekh Ahmad Khatib Al Minangkabawi, Ust. H. Rahimul Amin, Lc.MA.

“Acara ini akan dihadiri oleh seluruh Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Sumbar, jajaran Aparatur Sipil Negara (ASN), anggota kepolisian, serta masyarakat umum,” jelas Al Amin.

Sementara itu, Kepala Dinas Sosial Provinsi Sumbar, Syaifullah, menegaskan bahwa 24 jenazah yang akan disalatkan adalah jenazah yang identitasnya belum diketahui, termasuk identitas keluarga. 

Keputusan pemakaman massal ini diambil melalui rapat koordinasi gabungan yang melibatkan Dinas Sosial Sumbar, Dinas Sosial Kabupaten Agam, Kabid DVI Polri, Wadan DVI Polda Sumbar, Karumkit Bhayangkara, BPBD Sumbar, dan Dinas Kesehatan Provinsi Sumbar.

“Segala aspek teknis pelaksanaan dan biaya pemakaman sepenuhnya menjadi tanggung jawab Dinas Sosial Provinsi Sumbar. Hal ini untuk memastikan bahwa seluruh jenazah korban bencana yang tidak teridentifikasi dapat mendapatkan penghormatan yang layak sesuai dengan prosedur,” tegas Syaifullah.

Penyelenggaraan ini mencerminkan kepedulian pemerintah dan aparat keamanan terhadap korban bencana, sekaligus memberikan kesempatan bagi masyarakat untuk ikut berpartisipasi dalam prosesi amal yang penuh kemanusiaan. 

Acara ini juga menjadi wujud sinergi berbagai instansi pemerintah dalam menangani korban bencana secara tertib dan terhormat.(da*)


IKLAN



×
Berita Terbaru Update