Notification

×

Iklan

Izin Lingkungan Diperiksa Terkait Banjir di Tapanuli Selatan

Selasa, 02 Desember 2025 | 13:21 WIB Last Updated 2025-12-02T06:21:00Z

Ilustrasi

Jakarta, Rakyatterkini.com – Menteri Lingkungan Hidup, Hanif Faisol Nurofiq, akan memanggil delapan perusahaan yang beroperasi di hulu DAS Kecamatan Batang Toru, Tapanuli Selatan, Sumatera Utara, menyusul terjadinya banjir bandang di wilayah tersebut.

Faisol menjelaskan, pemanggilan itu bertujuan untuk mengevaluasi izin lingkungan yang dimiliki perusahaan-perusahaan tersebut, dengan memanfaatkan hasil analisis citra satelit.

“Senin nanti, seluruh unit usaha yang teridentifikasi melalui citra satelit akan dipanggil. Dengan data ini, kita dapat memproyeksikan dampak kondisi hujan deras terhadap wilayah tersebut,” kata Faisol saat ditemui di Hotel Grand Sahid Jaya, Jakarta Pusat, Senin (1/12/2025).

Ia menambahkan, pihaknya akan meminta penjelasan terkait kegiatan operasional dan dampak lingkungan yang ditimbulkan oleh masing-masing perusahaan. Selain itu, citra satelit resolusi tinggi sudah disiapkan untuk menelusuri penyebab banjir bandang.

“Kami juga akan meninjau kembali seluruh persetujuan lingkungan di kawasan itu. Kondisi siklon tropis akan dijadikan acuan baseline curah hujan, artinya setiap kajian lingkungan harus mampu menghadapi kondisi ekstrem seperti ini. Jika tidak, persetujuan lingkungan akan direvisi atau kegiatan dihentikan,” tegasnya.

Faisol menekankan, tindakan tegas akan diambil segera setelah verifikasi data awal selesai. “Kalau data lengkap sudah tersedia, langkah-langkah seperti penghentian kegiatan dapat langsung diterapkan, karena bencana ini sudah terjadi,” ujarnya.

Menteri LH itu menegaskan pentingnya adanya pihak yang bertanggung jawab atas bencana yang menelan banyak korban jiwa. Faisol juga mengungkapkan penyesalan karena belum memberikan informasi lebih awal kepada masyarakat terkait potensi bencana.

“Ini menunjukkan keterbatasan kita dalam mendeteksi risiko bencana akibat perubahan iklim. Tanpa perubahan iklim, mungkin bencana seperti ini tidak akan terjadi,” ungkapnya.(da*)


IKLAN



×
Berita Terbaru Update