Notification

×

Iklan

Gubernur Doakan Kekuatan bagi Daerah Terdampak Bencana

Sabtu, 20 Desember 2025 | 07:44 WIB Last Updated 2025-12-20T01:20:45Z

Pemerintah Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) menggelar Upacara Peringatan Hari Bela Negara ke-77 

Padang, Rakyatterkini.com — Pemerintah Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) memperingati Hari Bela Negara ke-77 dengan upacara yang digelar di halaman Kantor Gubernur Sumbar, Jumat (19/12/2025). 

Gubernur Sumbar, Mahyeldi Ansharullah, bertindak sebagai Inspektur Upacara sekaligus membacakan amanat tertulis dari Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto.

Peringatan tahun ini mengangkat tema “Teguhkan Bela Negara untuk Indonesia Maju”, sebagai pengingat bahwa kemajuan bangsa hanya bisa diraih melalui persatuan, kesiapsiagaan, disiplin, dan ketangguhan seluruh elemen masyarakat dalam menghadapi tantangan zaman.

Dalam sambutannya, Mahyeldi menekankan bahwa dunia kini menghadapi berbagai ketidakpastian, mulai dari rivalitas geopolitik, krisis energi, disrupsi teknologi, hingga arus informasi yang mudah dimanipulasi.

“Ancaman terhadap negara tidak lagi bersifat konvensional. Saat ini kita menghadapi perang siber, radikalisme, hingga bencana alam yang semakin sering terjadi. Oleh karena itu, semangat bela negara harus menjadi kekuatan kolektif seluruh rakyat,” ujarnya.

Gubernur juga menyinggung bencana alam yang melanda Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat sebagai ujian bagi kebersamaan dan solidaritas bangsa.

“Ketiga provinsi ini memiliki sejarah yang luar biasa dalam perjalanan Republik Indonesia. Kita dipanggil untuk hadir dan membantu saudara-saudara kita yang tertimpa musibah,” imbuhnya.

Mahyeldi menekankan bahwa tanpa kontribusi rakyat Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat, catatan sejarah bela negara Indonesia tidak akan lengkap. Baginya, persatuan adalah kekuatan terbesar bangsa sejak awal kemerdekaan.

Momentum Hari Bela Negara ini, menurut Mahyeldi, harus dijadikan panggilan untuk mengekspresikan cinta tanah air melalui tindakan nyata, seperti membantu saat terjadi bencana, memperkuat ketahanan ekonomi keluarga, dan berkontribusi dalam pembangunan sesuai kemampuan masing-masing.

“Mari kita teguhkan tekad untuk Indonesia yang kuat, Indonesia yang maju, dan Indonesia yang selalu mampu bangkit menghadapi setiap tantangan,” tutupnya.

Pada kesempatan tersebut, Mahyeldi juga mendoakan agar masyarakat dan daerah yang terdampak bencana diberikan ketabahan serta kekuatan oleh Allah SWT. (da*)


IKLAN



×
Berita Terbaru Update