Notification

×

Iklan

Festival Permainan Tradisional Hidupkan Budaya Anak di Padang

Jumat, 26 Desember 2025 | 17:44 WIB Last Updated 2025-12-26T15:58:36Z

Camat Lubuk Begalung, Nofiandi Amir berfoto bersama anak-anak

Padang, Rakyatterkini.com — Di tengah derasnya arus digital yang membuat anak-anak semakin akrab dengan layar gawai, Kecamatan Lubuk Begalung (Lubeg), Kota Padang, menghadirkan sebuah inisiatif segar. 

Memanfaatkan libur nasional, Pemerintah Kecamatan Lubuk Begalung menggelar Festival Permainan Tradisional Anak di Kampung Seni Palapa, Kelurahan Parak Laweh Pulau Aia Nan XX, pada Kamis (25/12/2025).

Acara ini tidak sekadar menjadi arena bermain, tetapi juga berfungsi sebagai upaya strategis membangun interaksi sosial anak-anak yang kian tergerus teknologi. Camat Lubuk Begalung, Nofiandi Amir, menyebut festival ini sebagai sarana pembelajaran sekaligus penanaman karakter generasi muda.

"Festival ini bukan hanya hiburan, tapi juga ruang pembelajaran, pelestarian budaya, dan pembentukan karakter anak," kata Nofiandi Amir di sela kegiatan.

Nofiandi menyoroti fenomena anak-anak yang terlalu sering bersentuhan dengan gawai, yang berpotensi mengikis kepekaan sosial. 

Menurutnya, penggunaan teknologi tanpa pengawasan dapat menimbulkan ketergantungan dan menjauhkan anak dari nilai kebersamaan serta budaya lokal. Festival ini mendorong anak-anak untuk sementara meninggalkan gawai, bergerak fisik, dan berinteraksi langsung.

"Di sinilah letak literasi sejati: literasi budaya, sosial, dan karakter. Anak-anak belajar sportivitas, kejujuran, gotong royong, dan saling menghargai melalui permainan," tegasnya.

Suasana di Kampung Seni Palapa pun tampak hidup dan meriah. Sekitar 40 anak antusias mengikuti berbagai lomba permainan rakyat, yang mungkin sudah jarang dikenal generasi Z dan Alpha. Permainan yang dilombakan antara lain congkak, kampar batu, lomba kuaci, galah, hingga kelereng lobang.

Nofiandi memberikan apresiasi kepada penggiat Kampung Seni Palapa yang menginisiasi acara ini. Menurutnya, festival sangat relevan untuk mengisi waktu libur sekolah dengan aktivitas yang menyehatkan fisik dan mental.

"Selamat bermain, bergembira, dan belajar melalui permainan. Jadilah anak-anak yang sehat, cerdas, berkarakter, dan mencintai budaya sendiri," pesannya kepada para peserta.

Pemerintah Kecamatan berkomitmen terus mendukung gerakan positif ini agar dapat diterapkan di kampung-kampung lain, dengan tujuan menciptakan keseimbangan antara kemajuan teknologi dan pelestarian nilai kemanusiaan.

Kegiatan ini juga dihadiri Anggota DPRD Kota Padang Indra Guswandi, lurah setempat, unsur Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM), serta tokoh masyarakat Kelurahan Parak Laweh Pulau Aia Nan XX, menandai komitmen kolektif dalam menjaga identitas budaya lokal Kota Padang. (da*)


IKLAN



×
Berita Terbaru Update