Notification

×

Iklan

DPRD Agam Setujui RAPBD 2026, Defisit Rp 47,5 Miliar

Senin, 01 Desember 2025 | 08:46 WIB Last Updated 2025-12-01T01:46:00Z

APBD Agam 2026 Disahkan

Lubuk Basung, Rakyatterkini.com– DPRD Kabupaten Agam bersama Pemerintah Daerah menyepakati Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) APBD Kabupaten Agam tahun 2026. Ranperda tersebut selanjutnya akan diserahkan kepada Gubernur Sumatera Barat untuk dievaluasi. Dalam RAPBD 2026, pendapatan daerah direncanakan sebesar Rp 1,355 triliun, sementara belanja diproyeksikan mencapai Rp 1,403 triliun, sehingga terdapat defisit sebesar Rp 47,5 miliar.

Rapat paripurna persetujuan RAPBD 2026 digelar usai paripurna penyampaian Program Pembentukan Peraturan Daerah (Propemperda) tahun 2025 dan 2026, bertempat di aula utama DPRD Agam, Minggu (30/11).

Rapat ini dipimpin Ketua DPRD Agam, H. Ilham didampingi Wakil Ketua Muhammad Risman, serta dihadiri Bupati Agam Benni Warlis, anggota DPRD, unsur Forkopimda, dan sejumlah kepala OPD di lingkungan Pemkab Agam.

Sebelumnya, tujuh fraksi di DPRD Agam menyampaikan pendapat akhir melalui juru bicara masing-masing. Fraksi tersebut antara lain PKS, PAN, Nasdem, Demokrat, Gerindra, PPP, dan Fraksi Gabungan Golkar (Golkar, Hanura, PBB, dan PKB).

Bupati Agam Benni Warlis menyatakan, penyusunan Raperda APBD 2026 merupakan hasil kerja sama intensif antara Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) dengan Badan Anggaran (Banggar) DPRD serta komisi terkait. Ia juga mengapresiasi DPRD atas persetujuan Ranperda tersebut, yang merupakan tahap penting dalam siklus penganggaran daerah.

“Kami berharap seluruh perencanaan anggaran yang telah disusun dapat dilaksanakan secara optimal demi kemajuan Kabupaten Agam,” ujarnya.

Setelah mendapat persetujuan DPRD, Raperda APBD 2026 akan dikirimkan kepada Gubernur untuk evaluasi sesuai ketentuan perundang-undangan.

Rincian pendapatan daerah mencakup Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebesar Rp 219 miliar dan pendapatan transfer sebesar Rp 1,13 triliun. Sementara itu, belanja daerah terdiri dari belanja operasi Rp 1,184 triliun, belanja modal Rp 46 miliar, belanja tidak terduga Rp 5,4 miliar, dan belanja transfer Rp 164 miliar.(da*)


IKLAN



×
Berita Terbaru Update