Padang, Rakyatterkini.com – Dalam upaya mempercepat penanganan tanggap darurat di Kota Padang, Wali Kota Padang, Fadly Amran, menyalurkan dana Belanja Tidak Terduga (BTT) Tanggap Darurat sebesar Rp2,82 miliar.
Fadly Amran menjelaskan, dana tersebut diperuntukkan memenuhi kebutuhan dasar warga yang terdampak bencana hidrometeorologi.
“Berdasarkan arahan pemerintah pusat melalui rapat koordinasi dengan Kemenko PMK, mulai hari ini kami mencairkan BTT senilai Rp2,82 miliar. Harapannya, dana ini bisa mempercepat pemulihan dampak bencana di Kota Padang,” ujar Fadly Amran.
Mayoritas anggaran BTT akan difokuskan pada pemenuhan logistik bagi korban bencana. Rinciannya, Rp2,14 miliar untuk kebutuhan dasar dan dapur umum, Rp318 juta untuk operasional alat berat Dinas Pekerjaan Umum yang bertugas membersihkan dan membuka jalur yang tertimbun, serta Rp358 juta untuk penanganan kebersihan dan kebutuhan operasional lain.
Sementara itu, Kepala BPKAD Kota Padang, Raju Minropa, menegaskan pencairan anggaran ini dilakukan sesuai peraturan yang berlaku.
“Kami merujuk pada Permendagri 77/2019 tentang pedoman teknis pengelolaan keuangan daerah,” jelas Raju Minropa.(da*)


