Bukittinggi, Rakyatterkini.com – Kota Bukittinggi berhasil menjadi tuan rumah Musabaqah Tilawatil Qur’an Nasional (MTQN) ke-41 tingkat Provinsi Sumatera Barat. Penutupan MTQN resmi dilakukan oleh Gubernur Sumbar yang diwakili Sekretaris Daerah, Arry Yuswandi, di Lapangan Wirabraja,
Dalam ajang keagamaan ini, Kabupaten Limapuluh Kota kembali mempertahankan predikat juara umum. Posisi kedua diraih Kota Padang, sedangkan tuan rumah Bukittinggi menempati posisi ketiga.
Prestasi ini menjadi peningkatan signifikan bagi Bukittinggi dibanding MTQN sebelumnya di Solok Selatan dua tahun lalu, di mana kota ini hanya berhasil menempati peringkat tujuh.
Wakil Wali Kota Bukittinggi, Ibnu Asis, yang juga menjabat Ketua Panitia Pelaksana, menyampaikan bahwa MTQN diikuti seluruh kabupaten dan kota se-Sumatera Barat. Sebanyak 1.055 kafilah, terdiri dari 543 putra dan 512 putri, didampingi 821 official, bertanding dalam 12 cabang dengan 39 golongan.
Kegiatan ini dinilai sukses berkat dukungan 157 dewan hakim yang tergabung dalam 18 majelis serta pelaksanaan di 16 venue yang tersebar di tiga kecamatan.
“Alhamdulillah, MTQN berlangsung lancar dari awal hingga penutupan. Terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung,” kata Ibnu Asis.
Kepala Kanwil Kemenag Sumatera Barat, Mustafa, menyampaikan kebanggaannya atas suksesnya MTQN ke-41. Ia berharap syiar Al-Qur’an yang terbangun selama ajang ini terus berlanjut dan memberikan keberkahan bagi masyarakat Bukittinggi maupun Sumatera Barat.
“MTQN hanya bermakna jika mampu memberikan dampak positif bagi masyarakat. Untuk itu, keterlibatan seluruh umat, khususnya umat Islam dan pemerintah daerah, sangat penting agar manfaatnya nyata,” ujarnya.
Sementara itu, Wali Kota Bukittinggi, Ramlan Nurmatias, mengucapkan selamat kepada seluruh kafilah yang meraih prestasi. Ia menyoroti capaian Kabupaten Limapuluh Kota yang mempertahankan juara umum serta Kafilah Bukittinggi yang berhasil meraih juara tiga.
“Terima kasih kepada seluruh kafilah dan official Bukittinggi yang berada di bawah LPTQ atas kerja keras dan prestasinya. Jangan berpuas diri, terus tingkatkan kemampuan,” ujar Ramlan.
Wali kota juga menekankan pentingnya pengamalan nilai Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari. MTQN ke-41 tidak hanya sebagai ajang kompetisi, tetapi juga berdampak positif bagi perekonomian masyarakat melalui penyediaan stand UMKM.
Penutupan MTQN turut dimeriahkan oleh penyanyi religi Hadad Alwi sekaligus penggalangan dana untuk korban bencana alam di Sumatera Barat.
Sekda Sumbar, Arry Yuswandi, mewakili Gubernur menyampaikan apresiasi atas suksesnya MTQN ke-41. Ia menekankan bahwa ajang ini merupakan upaya menanamkan kecintaan terhadap Al-Qur’an dan Hadis serta membentuk karakter masyarakat yang beriman dan berakhlak mulia.
“Bukittinggi, sebagai Kota Perjuangan, telah membumikan Al-Qur’an untuk Sumatera Barat unggul menuju Indonesia Emas. Kami berharap nilai-nilai Al-Qur’an terus diterapkan dalam kehidupan sosial, pemerintahan, dan pembangunan,” ujar Arry.
Gubernur juga memberi selamat kepada peserta yang meraih prestasi dan mendorong mereka untuk terus meningkatkan kualitas diri sebagai persiapan menuju MTQ tingkat nasional. (da*)


