Notification

×

Iklan

BNPB, Korban Banjir dan Longsor di Sumatera Capai 1.140 Jiwa

Minggu, 28 Desember 2025 | 21:15 WIB Last Updated 2025-12-28T14:27:46Z

Tim SAR gabungan saat menemukan satu korban banjir bandang di daerah Anduring.

Jakarta, Rakyatterkini.com – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) merilis data terbaru mengenai dampak banjir dan longsor di Sumatra hingga 28 Desember 2025. Total korban meninggal dunia di tiga provinsi terdampak Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat telah mencapai 1.140 jiwa, sementara 163 orang masih tercatat hilang.

Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, menyampaikan bahwa hari ini tim SAR gabungan kembali menemukan dua jenazah korban di wilayah Bener Meriah dan Aceh Utara.

“Hari ini tim SAR gabungan menemukan dua jasad korban di Bener Meriah dan Aceh Utara. Kami kembali menyampaikan doa dan simpati yang mendalam, innalillahiwainnailaihirojiun. Dengan penemuan ini, total korban meninggal di ketiga provinsi mencapai 1.140 jiwa. 

Pencarian masih terus dilanjutkan, meski kami berharap sumber daya sudah mendekati titik akhir,” ujar Abdul Muhari, yang akrab disapa Aam, dalam konferensi pers virtual, Minggu (28/12/2025).

Aam menegaskan bahwa pencarian terhadap korban yang belum ditemukan tetap menjadi prioritas. Saat ini, BNPB mencatat masih ada 163 orang yang masuk daftar pencarian.

“Jumlah korban hilang masih 163 orang. Pencarian akan terus dilakukan hingga angka ini bisa ditekan semaksimal mungkin,” jelasnya.

Rincian korban di masing-masing provinsi adalah sebagai berikut:

Aceh: 513 meninggal, 31 hilang, 377.853 mengungsi.
Sumatra Utara: 365 meninggal, 60 hilang, 11.384 mengungsi.
Sumatra Barat: 262 meninggal, 72 hilang, 9.935 mengungsi.

Aam juga mencatat tren penurunan jumlah warga yang masih berada di pengungsian. Hal ini menunjukkan bahwa sebagian korban mulai kembali ke rumah mereka atau tinggal sementara di rumah kerabat.

“Jumlah pengungsi yang tersisa memang menurun, menandakan bahwa sebagian warga terdampak mulai kembali ke rumah masing-masing atau rumah saudara. Kami akan tetap mendukung mereka melalui dana tunggu hunian,” ungkap Aam.

Secara keseluruhan, BNPB mencatat total pengungsi saat ini mencapai 399.172 jiwa, baik yang berada di tenda pengungsian maupun yang mengungsi secara mandiri.

“Total pengungsi sebanyak 399.172 jiwa ini mencakup mereka yang berada di pengungsian dan yang tinggal sementara di rumah kerabat, saudara, maupun keluarga,” tutup Aam. (da*)


IKLAN



×
Berita Terbaru Update