Notification

×

Iklan

Banjir dan Longsor di Agam, 120 Orang Tewas

Selasa, 02 Desember 2025 | 06:17 WIB Last Updated 2025-12-01T23:17:00Z

Personel Polri sedang mencari korban yang hilang dampak banjir bandang

Lubukbasung, Rakyatterkini.com – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Agam, Sumatera Barat, melaporkan jumlah korban jiwa akibat banjir bandang dan tanah longsor di wilayah tersebut telah mencapai 120 orang yang tersebar di enam kecamatan.

“Data ini kami perbarui hingga Minggu (30/11) pukul 23.00 WIB,” ujar Kepala Pelaksana BPBD Agam, Rahmat Lasmono, Senin.

Korban terbanyak tercatat di Kecamatan Palembayan dengan 97 orang. Selanjutnya di Malalak 12 orang, Tanjung Raya delapan orang, serta masing-masing satu orang di Kecamatan Matur, Palupuh, dan Ampek Nagari.

Selain itu, sebanyak 74 orang masih dinyatakan hilang. Mereka berasal dari Palembayan (63 orang), Malalak (enam orang), Tanjung Raya (empat orang), dan Lubuk Basung (satu orang). Operasi pencarian dilanjutkan pada Senin (1/12) pagi dengan melibatkan tim gabungan dari BPBD, Satpol PP, Damkar, Basarnas, TNI, Polri, PMI Agam, serta unit anjing pelacak (K9) Polri.

Di sisi lain, 45 korban luka menjalani perawatan, terdiri dari 44 orang di RSUD Lubuk Basung dan satu orang di RSUP M. Djamil Padang.

BPBD Agam juga mencatat sekitar 6.300 warga terdampak terpaksa mengungsi ke rumah kerabat, masjid, mushalla, sekolah, dan berbagai lokasi aman lainnya. Para pengungsi berasal dari sejumlah kecamatan, antara lain Palembayan, Ampek Nagari, Palupuh, Tanjung Raya, Tanjung Mutiara, Baso, Malalak, Banuhampu, Matur, Ampek Koto, dan Lubuk Basung. Untuk memenuhi kebutuhan makan para penyintas, BPBD telah mendirikan sejumlah dapur umum di berbagai titik pengungsian.(da*)


IKLAN



×
Berita Terbaru Update