Notification

×

Iklan

Agam Dilanda Banjir dan Longsor, 171 Meninggal dan 85 Hilang

Jumat, 05 Desember 2025 | 18:39 WIB Last Updated 2025-12-05T11:39:00Z

171 Warga Agam Meninggal Akibat Banjir Bandang dan Longsor

Lubukbasung, Rakyatterkini.com – BPBD Agam Laporkan 171 Korban Jiwa Akibat Bencana Hidrometeorologi, 85 Warga Masih Hilang

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Agam, Sumatera Barat, mencatat sebanyak 171 warga meninggal dunia akibat bencana hidrometeorologi yang melanda wilayah tersebut. Sementara itu, 85 orang masih dinyatakan hilang.

“Data ini kami perbarui pada Kamis (4/12) pukul 20.00 WIB,” ungkap Kepala Pelaksana BPBD Agam, Rahmat Lasmono, Jumat di Lubukbasung.

Rahmat merinci, korban meninggal tersebar di beberapa kecamatan, yakni Malalak 12 orang, Matur 1 orang, Tanjung Raya 9 orang, Palupuh 1 orang, Palembayan 118 orang, Ampek Nagari 1 orang, serta 31 korban yang identitasnya belum diketahui. Sebagian besar korban terseret banjir bandang dan tertimbun longsor akibat curah hujan tinggi.

Sementara itu, warga yang masih hilang berada di Kecamatan Malalak 6 orang, Palembayan 75 orang, Lubuk Basung 1 orang, dan Tanjung Raya 3 orang. Pencarian mereka terus dilakukan pada Jumat (5/12) pagi oleh tim gabungan BPBD, Basarnas, TNI, Polri, dan unsur terkait.

Rahmat juga menyampaikan bahwa jumlah pengungsi mencapai 11.624 orang, tersebar di delapan kecamatan. Para pengungsi menempati rumah keluarga, tempat ibadah, serta lokasi yang disediakan pemerintah. Untuk mencukupi kebutuhan pangan, 26 dapur umum telah didirikan untuk menyiapkan makanan setiap hari.

Selain itu, korban luka yang masih dirawat berjumlah 33 orang, dengan 30 orang di RSUD Lubuk Basung, dua orang di RSUP M. Djamil Padang, dan satu orang di RSUD M. Yamin Pariaman.(da*)


IKLAN



×
Berita Terbaru Update