![]() |
| Bupati Pasaman, Welly Suhery melepas kontingen MTQN ke-41. |
Pasaman, Rakyatterkini.com – Komitmen Kabupaten Pasaman dalam membina dan melahirkan generasi Qurani kembali ditegaskan. Sebanyak 126 kafilah resmi dilepas untuk mengikuti Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Nasional Tingkat Provinsi Sumatera Barat ke-41 yang digelar di Kota Bukittinggi, pada 13–18 Desember 2025.
Prosesi pelepasan berlangsung khidmat dan sarat makna. Hadir dalam kesempatan tersebut Wakil Bupati Pasaman Parulian, Sekretaris Daerah Yudesri, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Pasaman beserta jajaran, serta sejumlah undangan lainnya.
Suasana haru dan optimisme menyelimuti para peserta yang akan membawa nama daerah di ajang bergengsi tingkat provinsi itu.
Bupati Pasaman Welly Suhery memberikan motivasi sekaligus pesan mendalam kepada seluruh kafilah. Ia menegaskan bahwa Pasaman memiliki sejarah dan rekam jejak yang membanggakan dalam ajang MTQ, baik di tingkat provinsi maupun nasional.
“Pasaman bukan pendatang baru di MTQ. Kita punya potensi besar dan prestasi yang sudah terbukti. Pada MTQ Sumbar di Solok Selatan tahun 2023 lalu, Pasaman bahkan berhasil melangkah hingga tingkat nasional,” ungkap Welly dengan penuh semangat.
Ia menyampaikan apresiasi kepada para pelatih, pendamping, dan seluruh peserta yang telah menjalani proses latihan intensif. Menurutnya, kerja keras tersebut menjadi modal penting untuk tampil maksimal di arena MTQ Sumbar ke-41.
Pemerintah Kabupaten Pasaman, lanjut Welly, memberikan dukungan penuh agar para kafilah dapat berlomba dengan percaya diri dan menjunjung tinggi nilai-nilai sportivitas serta akhlak Qur’ani. Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga kesehatan, kekompakan tim, dan integritas diri selama mengikuti perlombaan.
“Berjuanglah meraih hasil terbaik. Namun jangan lupa, MTQ bukan semata tentang kompetisi dan gelar juara. Ini adalah jalan untuk semakin mendekatkan diri kepada Allah,” pesannya.
Lebih jauh, Bupati Welly menegaskan bahwa MTQ harus dimaknai sebagai sarana memperkuat syiar Islam dan menumbuhkan kecintaan terhadap Alquran di tengah masyarakat.
“Jadikan momentum ini untuk memperluas syiar dan memperteguh nilai-nilai Alquran dalam kehidupan sehari-hari,” tutupnya.
Dengan persiapan matang dan dukungan penuh dari pemerintah daerah, Kabupaten Pasaman optimistis 126 kafilah yang diutus mampu tampil gemilang dan kembali mengukir prestasi, sekaligus membawa semangat Qurani yang menginspirasi bagi masyarakat Pasaman dan Sumatera Barat. (St.M)


