Notification

×

Iklan

Tren Negatif Berlanjut, Semen Padang Kalah 0-2 dari Borneo FC

Senin, 10 November 2025 | 04:18 WIB Last Updated 2025-11-09T21:18:00Z

SPFC kembali harus menelan kekalahan dari tamunya, Borneo FC, dengan skor 0–2

Padang, Rakyatterkini.com – Semen Padang FC (SPFC) kembali harus menelan hasil pahit setelah tumbang dari tamunya, Borneo FC, dengan skor 0–2 dalam lanjutan BRI Super League di Stadion H. Agus Salim, Padang, Minggu (9/11/2025).

Kekalahan ini menjadi yang kedelapan secara beruntun bagi tim berjuluk Kabau Sirah pada paruh musim ini. Sebaliknya, Pesut Etam Borneo FC semakin menunjukkan konsistensinya dengan mencatatkan kemenangan ke-10 secara berturut-turut.

Sejak peluit awal dibunyikan, Borneo FC tampil dominan. Baru enam menit laga berjalan, penyerang andalan mereka, Mariano Peralta, langsung memecah kebuntuan lewat sepakan mendatar yang mengarah ke sisi kiri gawang SPFC. Bola gagal diantisipasi oleh kiper Arthur Augusto dan membawa tim tamu unggul 1–0.

Hingga menit ke-18, upaya Semen Padang untuk membalas belum membuahkan hasil. Serangan yang dibangun anak asuh pelatih SPFC masih mudah dipatahkan barisan pertahanan Borneo. Pada menit ke-20, sempat terjadi insiden ketika pemain Borneo, Meneses, terjatuh setelah berbenturan dengan Arthur Augusto.

Statistik di menit ke-23 memperlihatkan betapa timpangnya permainan, di mana SPFC hanya menguasai 31% bola, sementara Borneo FC mendominasi dengan 69%. Situasi ini makin menegaskan kendali penuh tim tamu atas jalannya laga.

Arthur sempat membuat kesalahan yang hampir berujung gol kedua bagi Borneo, namun tembakan Peralta kali ini masih melenceng tipis dari gawang. Menjelang akhir babak pertama, peluang terbaik SPFC datang melalui tendangan Pedro Matos di masa tambahan waktu, tetapi belum mampu menyamakan kedudukan. Babak pertama pun ditutup dengan skor 0–1 untuk keunggulan Borneo FC.

Memasuki paruh kedua, SPFC tak melakukan pergantian pemain. Sebaliknya, Borneo FC semakin agresif dengan tekanan tinggi yang dipimpin Peralta bersama pemain pengganti, M. Shihran.

Semen Padang mencoba membangun serangan pada menit ke-50, namun kembali gagal menembus lini tengah Borneo. Permainan tuan rumah tampak berantakan, dengan banyak kesalahan dasar seperti salah oper dan kontrol bola yang lemah.

Petaka kembali menimpa SPFC di menit ke-60. Mariano Peralta mencetak gol keduanya setelah berhasil lolos dari jebakan offside, menggandakan keunggulan Borneo menjadi 2–0.

Upaya SPFC untuk memperkecil ketertinggalan tak membuahkan hasil. Pertahanan kokoh Borneo membuat serangan demi serangan Kabau Sirah mentok di tengah jalan. Hingga menit ke-70, Borneo bahkan lebih berpeluang menambah keunggulan.

Peluang emas SPFC baru datang di menit ke-74 melalui sepakan keras Cornelius, namun kiper Borneo, Nadeo Argawinata, dengan sigap menepis bola. Peluang lain hadir di menit ke-84 lewat Ferdiansyah, namun hasilnya tetap nihil.

Di menit-menit akhir pertandingan, SPFC terus mencoba menekan untuk memperkecil skor, tetapi upaya mereka tak berbuah gol hingga peluit panjang dibunyikan.

Laga pun berakhir dengan kemenangan 2–0 untuk Borneo FC. Hasil ini memperpanjang catatan buruk Semen Padang FC yang kini menelan delapan kekalahan beruntun, sementara Borneo FC semakin perkasa dengan rekor sepuluh kemenangan berturut-turut di liga.(da*)


IKLAN



×
Berita Terbaru Update