Notification

×

Iklan

Pekerja Pabrik Garmen Jadi Korban Gempa Bangladesh

Sabtu, 22 November 2025 | 18:34 WIB Last Updated 2025-11-22T11:34:00Z

Gempa di Bangladesh

Jakarta – Gempa Bumi Magnitudo 5,5 Guncang Bangladesh Tengah, 8 Tewas dan Ratusan Luka-luka

Gempa bumi berkekuatan Magnitudo 5,5 mengguncang wilayah tengah Bangladesh pada Jumat, 21 November 2025, sekitar pukul 10.38 waktu setempat. Akibat bencana ini, sedikitnya delapan orang meninggal dunia dan lebih dari 300 lainnya mengalami luka-luka.

Getaran gempa yang tergolong dangkal membuat gedung-gedung di ibu kota Dhaka bergoyang hebat, memicu kepanikan warga yang berlarian ke jalanan, menurut laporan media Morningstar.

Badan Survei Geologi Amerika Serikat (USGS) menyebut episentrum gempa berada di Ghorashal, distrik Narsingdi, sekitar 24 kilometer dari Dhaka, dengan kedalaman sekitar 10 kilometer.

Media lokal, DBC Television, melaporkan dua anak-anak termasuk di antara korban tewas. Sebagian besar kematian disebabkan oleh runtuhnya atap dan dinding bangunan. Di kawasan Armanitola, tiga orang tewas akibat pagar besi yang jatuh saat mereka berbelanja di pasar daging.

Petugas pemadam kebakaran dikerahkan ke berbagai lokasi, menangani gedung yang miring serta kebakaran yang terjadi di Baridhara bersamaan dengan gempa.

Menurut surat kabar Prothom Alo, 252 korban, sebagian besar pekerja pabrik garmen, dirawat di rumah sakit Gazipur, distrik yang padat dengan ratusan pabrik. Banyak pekerja terluka saat berusaha menyelamatkan diri dari gedung yang berguncang.

Rekaman televisi menampilkan keluarga korban yang cemas menunggu kabar di fasilitas medis, termasuk Rumah Sakit Dhaka Medical College. Beberapa mahasiswa Universitas Dhaka bahkan dilaporkan melompat dari lantai atas asrama karena panik saat gempa terjadi.

Wilayah Tengah Bangladesh yang Rentan

Meskipun sebagian utara dan tenggara Bangladesh berada di zona seismik aktif akibat pergerakan lempeng India dan Eurasia, wilayah tengah negara ini jarang mengalami gempa signifikan. USGS mencatat hanya 14 gempa berkekuatan Magnitudo 5,5 atau lebih sejak 1950 dalam radius 250 kilometer dari lokasi ini.

Para ahli memperingatkan bahwa dengan populasi padat mencapai 170 juta jiwa dan sekitar 2,1 juta bangunan di Dhaka, negara ini masih sangat rentan terhadap gempa yang lebih besar.(da*)


IKLAN



×
Berita Terbaru Update