Padang, Rakyatterkini.com – Generasi Z (Gen Z) dan milenial di Indonesia menunjukkan kepedulian tinggi terhadap pengelolaan keuangan, sekaligus memiliki kemampuan memanfaatkan teknologi canggih, termasuk kecerdasan buatan (AI), serta kesadaran terhadap isu perubahan iklim. Hal ini terungkap dari hasil survei terbaru Deloitte, menurut Otoritas Jasa Keuangan (OJK) RI.
Ketua Dewan Audit sekaligus Anggota Dewan Komisioner OJK RI, Sophia Wattimena, menyampaikan hal tersebut saat memberikan kuliah umum di Universitas Andalas, Kota Padang, Rabu (5/11).
Sophia menjelaskan, kepedulian Gen Z dan milenial terlihat dari gaya hidup minimalis, pemanfaatan layanan keuangan digital, serta meningkatnya kesadaran untuk membuat keputusan finansial yang tidak hanya praktis tetapi juga berlandaskan nilai moral dan reputasi.
“Bagi mereka, keputusan finansial bukan sekadar transaksi, melainkan cerminan keyakinan, prioritas, dan aspirasi untuk masa depan,” ujarnya.
Menurut survei yang sama, sekitar 40 persen responden Gen Z dan milenial menolak pekerjaan yang bertentangan dengan etika, keyakinan, atau karakter pribadi mereka.
Sophia juga menyinggung hasil survei IDN Research Institute, yang menunjukkan bahwa generasi muda Indonesia memiliki minat besar pada isu sosial, lingkungan, dan politik, sejalan dengan tren global.
“Temuan ini sangat positif karena menandakan adanya idealisme dan potensi integritas yang perlu terus dikembangkan saat mereka memasuki dunia kerja,” kata Sophia.(da*)


