Notification

×

Iklan

Nezar Patria: Kolaborasi UGM-Telkom Perkuat Riset AI

Selasa, 18 November 2025 | 04:35 WIB Last Updated 2025-11-17T21:35:00Z

Wamenkomdigi Nezar Patria.

Jakarta, Rakyatterkini.com – Wakil Menteri Komunikasi dan Digital, Nezar Patria, menyatakan bahwa AI Center of Excellence yang dibangun di Universitas Gadjah Mada (UGM) akan menjadi pusat riset nasional untuk mendorong pertumbuhan ekonomi digital Indonesia.

Menurut Nezar, ekonomi digital Tanah Air diperkirakan akan mencapai 366 miliar dolar AS pada 2030. Pendirian AI Center of Excellence ini dianggap sebagai fondasi penting agar Indonesia mampu menghadirkan inovasi yang relevan dan siap diterapkan di sektor-sektor strategis.

“Pendirian AI Center of Excellence di UGM merupakan wujud kolaborasi yang kami harapkan. Kami juga mengapresiasi Telkom atas dukungannya dalam mewujudkan pusat ini,” ujar Nezar pada Senin di Jakarta.

Kolaborasi antara UGM dan Telkom menghadirkan model kemitraan yang krusial untuk memperkuat kapasitas riset dan mengembangkan solusi artificial intelligence (AI) yang aplikatif. Pusat ini diharapkan menjadi ruang pembelajaran, penelitian, dan inovasi AI yang mendukung kontribusi Indonesia dalam ekonomi digital di Asia Tenggara, yang diproyeksikan mencapai 1 triliun dolar AS pada 2030.

Indonesia diperkirakan akan menyumbang sekitar 40 persen dari nilai ekonomi digital kawasan tersebut, sehingga kemampuan riset dan inovasi menjadi sangat krusial.

“AI Center ini bisa menjadi pusat pembelajaran dan penelitian AI, sekaligus menghasilkan inovasi yang bermanfaat serta solusi berbasis AI untuk menjawab persoalan nyata,” tambah Nezar.

Nezar menilai posisi Indonesia yang strategis di Asia Tenggara—dari sisi populasi dan potensi teknologi—menjadi keunggulan kompetitif. Kolaborasi antara perguruan tinggi dan industri menjadi kunci dalam memperluas kapasitas nasional menghadapi transformasi digital yang semakin cepat.

Pemerintah juga tengah menyiapkan kerangka regulasi untuk mendukung pengembangan teknologi ini. Peta Jalan Nasional Pengembangan AI dan Etika AI sedang disusun agar dapat ditetapkan sebagai Peraturan Presiden.

“Investasi riset AI yang kuat di kampus dan industri sangat penting agar Indonesia tidak hanya menjadi pengguna teknologi, tetapi juga pencipta solusi,” tutup Nezar.(da*)


IKLAN



×
Berita Terbaru Update