Notification

×

Iklan

Mahyeldi: Pendidikan Harus Merata Hingga Daerah Terluar

Kamis, 20 November 2025 | 08:15 WIB Last Updated 2025-11-20T01:15:00Z

Gubernur saat membuka pembinaan karakter siswa.

Padang, Rakyatterkini.com — Gubernur Sumatera Barat (Sumbar) Mahyeldi Ansharullah menegaskan bahwa Program Afirmasi Pendidikan Menengah (ADEM) 3T merupakan langkah konkret pemerintah dalam memastikan pemerataan akses pendidikan bagi anak-anak di wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar.

Pernyataan tersebut disampaikan Mahyeldi saat membuka kegiatan Pembinaan Karakter Siswa ADEM 3T Tahun 2025 di Edotel Bundo Kandung, SMKN 9 Padang, Rabu (19/11/2025).

Menurut Mahyeldi, pendidikan harus dapat diakses oleh seluruh anak bangsa tanpa terkendala jarak maupun kondisi geografis. Karena itu, keberadaan ratusan pelajar asal Mentawai yang menempuh pendidikan di berbagai sekolah di Padang menjadi bukti komitmen pemerintah dalam membuka peluang yang setara bagi semua.

“Program ADEM memberikan kontribusi besar dalam pemerataan pendidikan. Saya bangga bisa terlibat dalam upaya mendidik generasi hebat dari Mentawai,” ujar Mahyeldi.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada para siswa ADEM yang telah menunjukkan tekad kuat dalam belajar, dan berharap mereka kelak mampu menembus perguruan tinggi terbaik di Indonesia. Mahyeldi menegaskan bahwa pemerintah akan selalu berada di sisi mereka.

“Ingat, kalian tidak berjalan sendiri. Pemerintah akan terus mendampingi,” katanya.

Gubernur menekankan pentingnya pembinaan karakter sebagai elemen utama dalam pendidikan. Selain kecakapan akademik, Mahyeldi menilai siswa harus memiliki karakter kuat, disiplin, serta etos kerja agar mampu bersaing di masa depan.

“Karakter adalah fondasi. Ilmu harus didukung akhlak, kedisiplinan, dan kerja keras agar menjadi prestasi yang berkelanjutan,” tegasnya.

Mahyeldi berharap siswa ADEM dapat memanfaatkan kesempatan ini sebagai modal membangun masa depan yang lebih baik.

“Kalian memiliki potensi besar. Gunakan kesempatan ini untuk memperluas wawasan, membangun jejaring, dan kelak kembali menjadi agen perubahan bagi Mentawai,” pesannya.

Sementara itu, Bupati Kepulauan Mentawai, Rinto Wardana, menyambut baik keberlanjutan Program ADEM di Sumbar. Ia menilai program tersebut menjadi jembatan penting dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia di wilayah kepulauan.

“Melalui ADEM, proses belajar anak-anak Mentawai berjalan lebih optimal. Semoga ini memberi dampak besar bagi kemajuan daerah ke depan,” ujarnya.

Kepala Dinas Pendidikan Sumbar, Habibul Fuadi, menyampaikan bahwa pada 2025 terdapat 102 siswa ADEM yang menempuh pendidikan di sejumlah sekolah di Padang, yaitu:

SMAN 1 Padang: 30 siswa
SMAN 3 Padang: 30 siswa
SMKN 9 Padang: 30 siswa
SMAN 10 Padang: 12 siswa

Program ADEM, lanjut Habibul, membuka jalan bagi pelajar Mentawai untuk memperoleh pendidikan bermutu sekaligus mempersiapkan mereka memasuki jenjang perguruan tinggi melalui Program Afirmasi Pendidikan Tinggi (ADik).

“Komitmen kami adalah memastikan program ini terus berlanjut demi pemerataan akses pendidikan,” katanya.

Acara tersebut turut dihadiri pejabat Dinas Pendidikan Sumbar, para kepala sekolah, serta pendamping program ADEM.(da*)


IKLAN



×
Berita Terbaru Update