Notification

×

Iklan

Jakarta Bersiap Hadapi Cuaca Ekstrem Lewat OMC

Jumat, 07 November 2025 | 16:59 WIB Last Updated 2025-11-07T09:59:00Z

Pemprov Jakarta kembali melaksanakan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC)

Jakarta, Rakyatterkini.com – Pemerintah Provinsi Jakarta melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) kembali menggelar Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) sebagai langkah antisipasi menghadapi potensi bencana hidrometeorologi ekstrem di Ibu Kota dan sekitarnya.

Kegiatan ini dilaksanakan bekerja sama dengan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) serta TNI Angkatan Udara (TNI AU), dengan pusat operasi di Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, pada Kamis (6/11/2025).

Kepala Pusat Data dan Informasi Kebencanaan BPBD DKI Jakarta, Mohamad Yohan, menjelaskan bahwa OMC merupakan bagian dari strategi mitigasi bencana Pemprov DKI untuk meminimalkan dampak cuaca ekstrem selama musim hujan.

“Operasi ini bertujuan mengantisipasi peningkatan curah hujan di Jakarta dan sekitarnya. Melalui kerja sama dengan BMKG dan TNI AU, kami berupaya mengatur distribusi hujan agar tidak terkonsentrasi di daratan Ibu Kota,” ujar Yohan, dikutip Jumat (7/11/2025).

OMC kali ini menggunakan pesawat Casa A-2114 milik TNI AU yang diterbangkan oleh Lettu Pnb Bintang, Kpt Pnb Fajar, dan Letda Pnb Krisna. Tiga sortie penerbangan dilakukan pada jadwal berikut:

Sortie 1: 09.24–11.38 WIB

Sortie 2: 12.39–14.31 WIB

Sortie 3: 15.13–17.12 WIB

Area penyemaian berada di perairan selatan Kabupaten Lebak, dengan radius 180°–300° dan jarak 50–80 NM dari Bandara Halim Perdanakusuma, pada ketinggian 8.000–10.000 kaki. Total bahan penyemaian higroskopis (NaCl) yang digunakan mencapai 2.400 kilogram.

Hasil pemantauan di lapangan menunjukkan kondisi awan yang cukup potensial di area target. Di wilayah Pandeglang dan perairan selatannya, terpantau awan Cumulus Congestus dengan puncak mencapai 12.000 kaki, serta presipitasi ringan yang menandakan proses penyemaian berjalan efektif.

Angin pada ketinggian 5.000–10.000 kaki bertiup dari arah barat hingga utara dengan kecepatan 22–26 knot. Sementara itu, cuaca di perairan barat Kabupaten Serang (Selat Sunda) cenderung cerah, sedangkan di bagian selatan Pandeglang didominasi awan Cumulus Congestus yang menjadi sasaran penyemaian.

“Pelaksanaan OMC akan terus menyesuaikan kondisi atmosfer harian yang dipantau BMKG. Tujuannya untuk mengurai curah hujan di perairan sekitar Jakarta sehingga risiko genangan dan banjir di Ibu Kota dapat ditekan,” pungkas Yohan.(da*)


IKLAN



×
Berita Terbaru Update