Notification

×

Iklan

Hamdanus Resmi Pimpin KONI Sumbar 2025–2029

Kamis, 06 November 2025 | 19:40 WIB Last Updated 2025-11-06T12:40:00Z

Acara pelantikan juga dihadiri Ketua Umum KONI Pusat

Padang, Rakyatterkini.com – Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi Ansharullah, menekankan bahwa kemajuan olahraga di provinsi ini sangat bergantung pada kebersamaan dan kekompakan. Pernyataan tersebut disampaikannya saat menghadiri pelantikan pengurus Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Sumatera Barat periode 2025–2029, yang digelar di Auditorium Gubernuran, Rabu malam (5/11/2025).

Acara pelantikan juga dihadiri Ketua Umum KONI Pusat, Letjen (Purn) Marciano Norman, di mana Hamdanus resmi dilantik sebagai Ketua Umum KONI Sumbar beserta jajaran pengurus barunya.

“Atas nama Pemerintah Provinsi Sumatera Barat, saya mengucapkan selamat kepada Ketua, Wakil Ketua, Sekretaris, Bendahara, dan seluruh pengurus KONI Sumbar periode baru. Semoga kepengurusan ini solid dan kompak, baik di tingkat provinsi maupun kabupaten dan kota,” kata Mahyeldi.

Gubernur menegaskan bahwa keberhasilan dalam dunia olahraga tidak bisa dicapai tanpa persatuan. Semangat “Persatuan Indonesia” yang tercantum dalam sila ketiga Pancasila harus menjadi pedoman kerja semua pihak.

“Kesuksesan hanya dapat diraih jika kita bersatu. Semua pihak—pengurus KONI, pemerintah daerah, pengusaha, insan olahraga, hingga masyarakat—harus bergerak bersama. Olahraga bukan hanya soal prestasi, tapi juga kebanggaan bangsa,” ujarnya.

Mahyeldi juga menyoroti pentingnya sinergi antara KONI dan cabang olahraga (cabor). Ia menekankan bahwa KONI hadir untuk mengurus, membina, dan mengembangkan cabor, termasuk menyiapkan atlet muda sebagai penerus prestasi.

“Antara KONI dan cabor tidak bisa dipisahkan. Pembinaan, regenerasi, dan peningkatan prestasi harus berjalan bersamaan,” tegasnya.

Selain itu, gubernur mengajak sektor swasta untuk berperan aktif dalam pengembangan olahraga. “Kalau pengusaha peduli olahraga, mari ikut serta membina cabang-cabang olahraga. Ini saatnya berkontribusi secara nyata,” katanya.

Terkait rencana Sumatera Barat menjadi tuan rumah Pekan Olahraga Nasional (PON) 2032, Mahyeldi menyatakan dukungan penuh dari pemerintah provinsi. “Sumbar sudah lama ingin menjadi tuan rumah PON. Jika tidak sendiri, kita siap bekerja sama dengan provinsi tetangga seperti Jambi. Dampaknya besar—semangat olahraga meningkat, pariwisata tumbuh, dan ekonomi daerah bergerak,” ujarnya.

Ia menambahkan, keberadaan Fakultas Ilmu Keolahragaan Universitas Negeri Padang (UNP) bisa menjadi aset penting untuk mendukung penyelenggaraan PON. “Fasilitas yang dibangun nanti bisa dimanfaatkan UNP, sehingga tidak akan terbengkalai dan justru memperkuat ekosistem olahraga di Sumbar,” jelasnya.

Sementara itu, Ketua Umum KONI Pusat, Marciano Norman, mengingatkan pentingnya menjaga satu komando dalam dunia olahraga nasional. Ia menegaskan bahwa dualisme organisasi di beberapa cabor harus segera diselesaikan.

“Jika semua pihak patuh pada peraturan dan menyerahkan urusan olahraga pada KONI, dualisme tidak akan terjadi. Atlet jangan sampai menjadi korban,” tegasnya.

Di sisi lain, Ketua Umum KONI Sumbar, Hamdanus, menyatakan kesiapan untuk menyukseskan PON 2032. Ia menargetkan peningkatan prestasi olahraga Sumbar dengan mencontoh keberhasilan sebelumnya di PON Beladiri Kudus, di mana Sumbar meraih tujuh medali emas dan menempati peringkat delapan nasional.

Sebagai langkah persiapan, KONI Sumbar akan menyelenggarakan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) pada pertengahan Juni hingga awal Juli 2026.

“Seluruh pengurus telah menandatangani pakta integritas, berkomitmen menjaga soliditas dan mematuhi aturan organisasi. Kami juga berterima kasih atas dukungan pendanaan dari Pemerintah Provinsi Sumbar,” ujar Hamdanus.(da*)


IKLAN



×
Berita Terbaru Update