Padang, Rakyatterkini.com – Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kemenag) Sumatera Barat bersama Badan Wakaf Indonesia (BWI) semakin intens memperkuat sosialisasi dan edukasi tentang wakaf produktif, khususnya kepada Generasi Z.
“Kita perlu mengenalkan wakaf sejak dini karena ini bagian dari pembentukan karakter,” ujar Kepala Bidang Penerangan Agama Islam, Zakat, dan Wakaf Kemenag Sumbar, Abrar Munanda, di Padang, Sabtu.
Ia menjelaskan bahwa pemahaman yang baik mengenai wakaf produktif akan membuat Gen Z tidak hanya mengerti sisi religiusnya, tetapi juga mampu menjadi agen perubahan yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat melalui berbagai inovasi.
Abrar menambahkan, saat ini terjadi perubahan cara pandang bahwa wakaf tidak lagi dipahami sebagai aset pasif. Wakaf kini dilihat sebagai instrumen yang dapat dikelola secara profesional dan produktif, sehingga mampu memberikan dampak besar bagi sektor pendidikan, kesehatan, dan pemberdayaan ekonomi umat.
Melalui kegiatan Edukasi Wakaf for Gen-Z, Kemenag Sumbar menyasar generasi muda dengan melibatkan siswa dari berbagai madrasah di Kota Padang.
Menurut Abrar, program ini bukan sekadar kegiatan seminar, melainkan wadah untuk memperluas wawasan bahwa wakaf merupakan bagian dari ekonomi syariah yang modern, adaptif, dan penting bagi masa depan.
Para peserta juga diberikan pemahaman mengenai konsep dasar wakaf, perkembangan pengelolaannya, serta peluang bagi Gen Z untuk ikut berkontribusi.
“Anak muda, termasuk siswa madrasah, bisa menjadi wakif meski hanya dengan tabungan kecil,” katanya.
Ia menegaskan kegiatan ini selaras dengan prioritas Kemenag dalam membentuk generasi yang tidak hanya unggul secara spiritual, tetapi juga memiliki kepedulian sosial dan semangat berbagi.
Melalui kegiatan ini, Abrar berharap akan lahir generasi yang memahami wakaf, cakap dalam literasi keuangan syariah, dan siap menjadi motor penggerak wakaf produktif demi terwujudnya masyarakat Indonesia yang lebih sejahtera. (da*)


